Dasco Tegaskan Koordinasi dengan Mensesneg Terkait Polemik Hotel Sultan!

Jakarta, Maret.id — Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa ia akan berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk menanggapi situasi yang berkembang terkait eksekusi lahan dan bangunan Hotel Sultan.
Dalam keterangannya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026, Dasco mengatakan, “Saya berharap dan akan melakukan koordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara.” Pernyataan tersebut mencerminkan komitmennya untuk mencari solusi yang memperhatikan kepentingan semua pihak yang terlibat, khususnya para karyawan hotel.
Perhatian Terhadap Karyawan Hotel Sultan
Dasco menegaskan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah akan berupaya untuk memperhatikan nasib para karyawan Hotel Sultan yang terancam akibat eksekusi lahan. Ia mengungkapkan harapan agar pengelolaan aset yang akan berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara nantinya dapat memberikan kesempatan bagi karyawan yang bergantung pada pekerjaan mereka di hotel tersebut.
“Kalau ditanya bagaimana nasib karyawan Hotel Sultan, tentunya pengelolaan yang nantinya akan dilakukan oleh Kementerian Sekretariat Negara diharapkan juga memberikan tempat kepada karyawan-karyawan yang selama ini sudah bekerja di sana,” tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja di tengah proses transisi pengelolaannya.
Proses Eksekusi yang Berlangsung
Saat ini, eksekusi lahan dan bangunan Hotel Sultan sedang dalam proses. Setelah terjadi kericuhan di lokasi, petugas mulai melakukan penyisiran dan pendataan aset di dalam kamar-kamar hotel pada Kamis siang, tanggal yang sama. Semua tamu hotel telah diminta untuk meninggalkan lokasi dan area bangunan kini dikosongkan sepenuhnya.
Juru Sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bersama tim terkait melanjutkan inventarisasi aset milik PT Indobuildco sebagai bagian dari proses eksekusi yang tengah berlangsung. Proses ini memiliki dampak signifikan bagi para karyawan hotel, dan Dasco memastikan bahwa perhatian penuh akan diberikan terhadap isu ini.
Harapan untuk Pengelolaan yang Adil
Seiring dilakukannya proses eksekusi, Dasco berharap agar langkah-langkah yang diambil oleh Kementerian Sekretariat Negara dapat menjamin adanya ruang bagi karyawan Hotel Sultan untuk tetap bekerja. Pernyataan ini menunjukkan komitmen dari para pemimpin politik untuk menjaga kesejahteraan tenaga kerja di tengah perubahan yang besar dalam pengelolaan aset publik.
“DPR akan terus mengawasi dan mendukung langkah-langkah yang memastikan nasib pekerja tidak terabaikan,” pungkasnya. Dengan demikian, perhatian terhadap para pekerja tetap menjadi prioritas dalam dinamika kebijakan yang sedang berlangsung.





