Dunia Sepak Bola Berduka, Legenda Igor Protti Meninggal di Usia 58 Tahun!

Jakarta, Maret.id — Dunia sepak bola tengah berduka setelah kehilangan salah satu mantan bintangnya, Igor Protti, yang meninggal pada usia 58 tahun. Setelah berjuang melawan kanker usus besar yang kemudian menyebar ke tulang belakang, Protti meninggalkan jejak yang mendalam di hati para penggemar dan komunitas sepak bola.
Kabar Duka dari Keluarga Protti
Keluarga almarhum mengumumkan kepergiannya melalui media sosial. Dalam pernyataan yang mengharukan, mereka mengatakan, “Dengan rasa duka yang mendalam, keluarga mengabarkan bahwa Igor telah meninggalkan kami malam ini.” Ini adalah pengingat akan perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan dan semangat yang tak kunjung padam untuk olahraga yang dicintainya.
Pesan Terakhir yang Menyentuh Hati
Protti meninggalkan pesan perpisahan yang menyentuh, mengatakan, “Perjalanan yang luar biasa ini, seperti setiap pertandingan, telah berakhir dengan peluit akhir.” Dalam pesan tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga, teman, serta semua pendukung klub yang telah mendukungnya selama ini.
“Semoga ini hanya sebuah ‘sampai jumpa’ dan bukan ‘selamat tinggal’,” ujarnya, menegaskan semangat juangnya yang tetap hidup dalam kenangan setiap orang yang mengenalnya. Masyarakat diminta untuk memberikan salam perpisahan mulai pukul 15.00 di pemakaman Cecina.
Jejak Karir Protti di Dunia Sepak Bola
Karier Protti di dunia sepak bola berlangsung lebih dari dua dekade, dimulai di Rimini dan berkembang pesat di Messina. Di Bari, ia mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Serie A dari sebuah tim yang terdegradasi, suatu prestasi yang menunjukkan kemampuannya yang luar biasa di depan gawang.
Ia melanjutkan karirnya di Lazio, di mana ia meraih satu-satunya trofi, Piala Super Italia. Pengabdiannya di Napoli dan Reggiana menambah warna pada karirnya, tetapi momen paling berkesan adalah saat ia memperkuat Livorno dari tahun 1985 hingga 1988. Di sana, ia berhasil membawa tim dari Serie C1 ke Serie A dan dikenal karena kerjasamanya yang istimewa dengan sahabatnya, Cristiano Lucarelli.
Protti bukan hanya seorang pesepakbola, tetapi juga simbol ketekunan dan keberanian. Kematian Protti adalah kehilangan besar bukan hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi seluruh komunitas sepak bola yang akan selalu mengenang dedikasinya terhadap olahraga ini.





