Olahraga

Kieft Soroti Kelemahan Besar De Jong di Timnas Belanda!

Jakarta, Maret.id — Mantan penyerang timnas Belanda, Wim Kieft, dengan tegas mengkritik performa gelandang Frenkie de Jong dalam kolomnya di De Telegraaf. Kieft menyoroti perlunya De Jong untuk lebih proaktif memberikan umpan panjang kepada para penyerang, sebuah strategi yang dinilai dapat mengubah dinamika permainan timnas Belanda dalam laga-laga penting seperti Piala Dunia yang sedang berlangsung.

Pandangan Kritis Kieft terhadap De Jong

Kieft percaya bahwa pelatih tim nasional Ronald Koeman memiliki pemahaman yang tepat mengenai kontribusi De Jong. Namun, ia menunjukkan kekecewaannya terhadap sikap pelatih yang seolah-olah menutup mata terhadap kekurangan gelandang berusia 26 tahun itu. “Sungguh mengejutkan bahwa para pelatih di timnas dan klub selalu tampil seolah mereka lebih memahami De Jong dibandingkan orang luar,” ujarnya.

Dalam pandangannya, penggawa Barcelona ini cenderung memperlambat aliran permainan Oranje. “Sebagai seorang pemain, mengoper bola adalah salah satu keterampilan utama. De Jong seharusnya mampu melakukannya dengan lebih cepat dan efisien,” tambah Kieft. Ia menjelaskan bahwa penggemar timnas mendengar pernyataan bahwa De Jong selalu ‘memindai’ situasi di sekelilingnya, namun tetap harus ada resep konkret dalam permainan.

Risiko dalam Permainan

Kieft juga tidak dapat mengabaikan fakta bahwa rekan setim De Jong, Cody Gakpo, sering mendapatkan perhatian ekstra dari lawan. Hal ini membuat operan ke arah penyerang sayap tersebut berisiko, namun Kieft menilai bahwa terkadang mengambil risiko merupakan bagian dari strategi untuk menciptakan peluang. “Frenkie adalah pemain hebat, namun saat ini ia terlalu menahan tempo permainan tim,” katanya dengan tegas.

Kikt menyarankan De Jong untuk lebih sering dan lebih cepat memberikan umpan kepada Gakpo untuk memperlancar serangan. “Dalam laga melawan Swedia di Houston, penting bagi De Jong untuk mengambil inisiatif dan meningkatkan tempo serangan tim,” katanya, memberikan tekanan pada pentingnya kontribusi seorang playmaker.

Kritik terhadap Strategi Pelatihan

Sambungan dari rasa frustasi Kieft terungkap ketika ia membahas pendekatan pelatihan yang terlalu menekankan analisis berlebihan terhadap taktik permainan. “Dengan banyaknya instruksi yang diberikan, baik di lapangan latihan maupun selama pertandingan, hal ini akan menghilangkan sifat spontan dan kreativitas yang harus dimiliki seorang pemain,” cetusnya.

Kieft melanjutkan, “Para pelatih seharusnya memberi lebih banyak kebebasan kepada pemain untuk berinisiatif. Saat ini, bahkan para pemain yang berpengalaman pun merasa kesulitan untuk menemukan solusi dalam permainan mereka sendiri.” Pendapat ini menyoroti tantangan mental yang dihadapi pemain modern ketika terjebak dalam pola pikir terlalu banyak instruksi.

Kritik Kieft bukan hanya sebuah seruan bagi De Jong, tetapi juga sebuah refleksi tentang bagaimana pelatihan dan instruksi dapat membentuk dan kadang-kadang menghambat kreativitas individu dalam skuat. Saat Piala Dunia berlanjut, semua mata akan tertuju pada bagaimana timnas Belanda dan De Jong merespons tekanan ini dalam pencarian gelar yang diharapkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button