Meloni Geram atas Klaim Trump, Memanas Hubungan Italia

Jakarta, Maret.id — Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menolak keras klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa ia memohon kepadanya untuk berfoto bersama saat KTT G7 di Evian, Prancis, pekan ini. Pernyataan ini memicu ketegangan diplomatik yang membuat sejumlah pejabat Italia bereaksi keras.
Reaksi Meloni
Meloni menyebut klaim tersebut sebagai pernyataan yang “sepenuhnya dibuat-buat” dan menyatakan dirinya serta Italia tersinggung oleh narasi itu. Dalam rekaman singkat yang diunggah ke akun media sosialnya, Meloni menyatakan heran atas sikap presiden AS terhadap sekutu tradisional.
Meloni menegaskan bahwa Italia dan dirinya tidak pernah berada dalam posisi mengemis kepada siapa pun dalam hubungan internasional. Ia juga menyampaikan kekecewaan karena, menurutnya, Trump tidak menunjukkan sikap yang sama terhadap pihak yang dianggap sebagai musuh Barat.
Pernyataan Trump dan tanggapan
Trump sebelumnya mengatakan kepada wartawan bahwa Meloni “memohon” agar dapat berfoto bersamanya, dan menambahkan bahwa ia merasa kasihan sehingga tidak menolak permintaan itu. Ucapan tersebut kemudian diperkuat oleh beberapa komentar publik yang menimbulkan kemarahan di antara tokoh politik Italia.
Komentar Trump soal interaksi informal dengan pemimpin lain selama konferensi internasional menambah daftar friksi verbal antara presiden AS dan para pemimpin Eropa. Sumber-sumber diplomatik mengindikasikan bahwa pernyataan semacam itu berpotensi merusak kepercayaan di forum multilateralisme.
Langkah Menteri Luar Negeri Italia
Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani bereaksi dengan mengumumkan pembatalan kunjungannya ke Amerika Serikat yang semula dijadwalkan pada 21–22 Juni. Tajani mengatakan bahwa pernyataan Trump bersifat menyinggung dan telah membuat marah seluruh negeri.
Pembatalan kunjungan tersebut dipandang sebagai bentuk protes diplomatik yang tegas dan merupakan sinyal bahwa Roma serius menanggapi apa yang dianggapnya sebagai penghinaan terhadap institusi negara. Analis menilai langkah itu juga dimaksudkan untuk menegaskan kedaulatan dan harga diri Italia di panggung internasional.
Riwayat Ketegangan
Ketegangan antara Trump dan Meloni bukan hal baru, dengan sejumlah insiden verbal yang terlontar dalam beberapa tahun terakhir. Contohnya, Meloni pernah mempertahankan pernyataan anti-perang dari seorang tokoh agama ketika Trump melontarkan kritik, dan kedua pemimpin kemudian saling balas komentar.
Insiden-insiden sebelumnya juga termasuk komentar terkait penampilan pribadi dan masalah kebijakan luar negeri yang membuat hubungan interpersonal keduanya memanas. Kejadian terbaru di Evian menyoroti bagaimana dinamika personal antar-pemimpin dapat mempengaruhi hubungan bilateral yang lebih luas.
Dampak di arena diplomasi Eropa dan transatlantik dipantau oleh para pejabat yang khawatir pernyataan publik yang bersifat merendahkan dapat mengganggu kerja sama dalam isu-isu strategis seperti keamanan, energi, dan krisis regional. Pihak-pihak yang berkepentingan mendorong agar dialog kembali difokuskan pada agenda substansial dan bukan pada kontroversi personal.





