Real Madrid Bantah Negosiasi dengan Olise Tengah Isu Transfer yang Hangat

Jakarta, Maret.id — Real Madrid mengeluarkan pernyataan resmi pada Sabtu malam, dengan tegas membantah adanya kontak apapun dengan perwakilan pemain Prancis, Michael Olesi, yang merupakan bintang Bayern Munich. Pernyataan ini menunjukkan komitmen penuh klub terhadap peraturan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengenai status dan transfer pemain.
Presiden Florentino Pérez menegaskan bahwa Real Madrid tidak berniat melanggar ketentuan yang berlaku. Ini sebagai sinyal jelas penolakan klub untuk terlibat dalam negosiasi yang dapat dianggap melanggar hukum.
Real Madrid sebelumnya juga telah mengambil sikap serupa saat membuat penawaran resmi kepada Atlético Madrid untuk merekrut Julián Álvarez, dengan tetap mematuhi saluran resmi, dan kini mengulangi hal yang sama terkait Olesi. Kedua pemain tersebut masih terikat kontrak dengan klub mereka saat ini.
Olesi sendiri terikat kontrak dengan Bayern Munich hingga Juni 2029. Setiap kontak dengan perwakilan pemain di luar klubnya berpotensi membuat Real Madrid menghadapi sanksi berat dari FIFA.
Pasal 18 Peraturan FIFA menyatakan bahwa klub yang ingin menandatangani kontrak dengan pemain profesional harus memberitahukan niatnya secara tertulis kepada klub pemain tersebut sebelum memulai negosiasi. Negosiasi langsung dengan pemain hanya diperbolehkan selama enam bulan terakhir masa berlaku kontrak.
Dengan kontrak Olesi yang baru akan berakhir pada Juni 2029, setiap kontak langsung tanpa pemberitahuan resmi kepada Bayern München dapat dianggap sebagai pelanggaran serius. Real Madrid berusaha keras untuk menghindari pelanggaran semacam itu.
Pernyataan ini juga muncul di tengah spekulasi meningkat mengenai minat Real Madrid untuk merekrut Olesi, seorang talenta muda Prancis yang dianggap sebagai salah satu bintang muda Bayern Munich.
Perlu dicatat bahwa Real Madrid pernah dijatuhi sanksi oleh FIFA di masa lalu akibat pelanggaran terkait pendaftaran pemain di bawah umur. Hal ini membuat manajemen Pérez lebih berhati-hati dalam mematuhi peraturan dan undang-undang internasional.
Menanggapi situasi ini, Agung Ngagal, seorang presenter olahraga lokal, mengatakan, “Kita semua tahu betapa berhati-hatinya Real Madrid dalam berurusan dengan FIFA. Ini menunjukkan komitmen mereka untuk bersikap etis dalam bola sepak.”





