Bintang DFB Terancam Tersingkir Lebih Awal Dari Piala Dunia Karena Situasi Buruk

Jakarta, Maret.id — Bek tengah Tim Nasional Jerman, Nico Schlotterbeck, dipastikan akan absen dalam Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera dalam pertandingan grup kedua melawan Pantai Gading. Kejadian tersebut terjadi setelah ia ditarik keluar pada menit-menit awal pertandingan karena masalah yang berkaitan dengan ligamen medialnya.
Pelatih Tim Nasional Jerman, Julian Nagelsmann, menyatakan, “Ada sesuatu yang terjadi pada ligamen medialnya, saya belum tahu persis apa. Dia harus menjalani MRI besok. Sayangnya, situasinya tampaknya tidak terlalu baik,” kata Nagelsmann setelah timnya meraih kemenangan 2-1. Kondisi Schlotterbeck yang merupakan bek Borussia Dortmund ini kini menjadi perhatian, menjelang diagnosis resmi.
Schlotterbeck awalnya mendapatkan perawatan di lapangan setelah insiden di tahap awal pertandingan. Meski sempat melanjutkan permainan hingga jeda, ia tidak kembali untuk babak kedua. “Pada akhirnya, keputusan ada di tangan pemain itu sendiri apakah ia masih bisa tampil. Dan ia memang bermain sangat baik hingga jeda babak pertama,” jelas Nagelsmann.
Kejadian cedera Schlotterbeck terjadi saat ia menghalau bola tanpa adanya kontak dengan pemain lawan. Dalam usaha tersebut, kakinya terlihat tertekuk dan ia tidak sengaja menendang tendon Achilles-nya sendiri. Setelah kejadian itu, ia terlihat pincang dan menerima perawatan dari tim medis.
Dukungan dari para penggemar Jerman terdengar di stadion Toronto, ketika mereka memberikan semangat saat ia mendapatkan perawatan. Sesuai dengan peraturan baru FIFA, Schlotterbeck harus menunggu satu menit sebelum kembali bermain, tetapi saat itu ia masih terlihat pincang.
Antonio Rüdiger kemudian menggantikan posisinya di lini belakang, dan Jerman berhasil membalikkan keadaan dari tertinggal 0-1 menjadi menang berkat gol dari pemain pengganti Deniz Undav. Kemenangan ini mengamankan tiket Jerman ke babak gugur Piala Dunia, menjelang pertandingan terakhir grup melawan Ekuador.
Reaksi dari penggemar sepak bola di Indonesia sangat kuat, dengan banyak yang berharap agar kasus cedera seperti ini tak mengganggu karier pemain muda lainnya. “Saya berharap jaminan dari tim medis, karena setiap cedera bisa jadi pemicu karier yang lebih buruk,” ujar Raihan, seorang penggemar sepak bola asal Jakarta.





