Imajinari Hadirkan Operasi Pesta Copet, Siap Ngakak!

Jakarta, Maret.id — Rumah produksi Imajinari resmi memperkenalkan film terbarunya berjudul Operasi Pesta Copet, sebuah drama komedi yang mengangkat kisah komplotan pencopet yang beraksi di tengah kemeriahan festival musik. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 27 Agustus 2026 dan menjadi salah satu proyek yang mendapat perhatian publik sejak pengumuman teaser posternya.
Debut Sutradara dan Daftar Pemain
Operasi Pesta Copet menandai debut penyutradaraan Edy Khemod dan menampilkan jajaran pemain yang diisi oleh Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba. Kehadiran para aktor ini dipromosikan dengan tampilan karakter yang sengaja berbeda dari peran-peran mereka sebelumnya untuk menunjukkan transformasi karakter di layar.
Teaser poster yang dirilis menampilkan gaya baru para pemain sehingga memicu perbincangan di media sosial dan kalangan penggemar film. Penampilan Iqbaal Ramadhan khususnya menjadi sorotan karena image yang jauh berbeda dari citra publiknya selama ini.
Lokasi Syuting dan Tantangan Produksi
Proyek ini merekam sebagian adegan di lokasi festival musik asli Pestapora, sehingga menghadirkan tantangan logistik dan teknis bagi tim produksi. Menurut pihak produksi, penggunaan set festival dengan puluhan ribu penonton menjadi salah satu alasan mengapa proses produksi memakan waktu dan persiapan ekstra.
Produser Ernest Prakasa menyebut Operasi Pesta Copet sebagai salah satu produksi paling ambisius yang pernah dikerjakan Imajinari. Ia menilai pengambilan gambar di festival nyata menuntut koordinasi ketat dengan penyelenggara dan tim keamanan.
Asal Usul Ide dan Proses Pengembangan
Gagasan film ini awalnya muncul pada 2023 ketika Edy Khemod pertama kali menyampaikan ide cerita, dan setelah proses pengembangan selama tiga tahun proyek akhirnya siap diproduksi. Edy mengatakan inspirasi cerita datang dari pengalaman nyata saat berada di konser bersama band Seringai dan menyaksikan langsung permasalahan pencopetan di acara musik.
Edy Khemod menegaskan bahwa meskipun dibalut unsur komedi, film ini juga hendak menyampaikan kritik sosial terhadap tekanan ekonomi yang seringkali mendorong pilihan kehidupan yang sulit. Tema tersebut dibawa agar karya tidak sekadar hiburan tetapi juga memantik refleksi publik terhadap isu kemiskinan struktural.
Peran Iqbaal dan Cerita di Balik Layar
Selain berperan sebagai salah satu karakter utama, Iqbaal Ramadhan juga tercatat sebagai produser kreatif dalam proyek ini dan aktif terlibat dalam sejumlah aspek produksi. Ia membagikan pengalaman lucu saat syuting di area Pestapora, termasuk momen di mana penampilannya sempat membuat petugas keamanan tidak mengenalinya.
Pengalaman di lapangan seperti itu menjadi bukti komitmen tim untuk menghadirkan suasana konser yang autentik meskipun membawa risiko logistik dan interaksi tak terduga dengan publik. Keterlibatan langsung para pemain di lokasi sesungguhnya dimaksudkan untuk memperkuat nuansa realistis cerita.
Tim Produksi dan Peran Eksekutif
Film ini diproduseri oleh Ernest Prakasa bersama Dipa Andika, James Erlangga, dan Iqbaal Ramadhan, sementara Kiki Aulia Ucup sebagai Direktur Festival Pestapora tercatat turut berperan sebagai produser eksekutif. Kolaborasi antara tim produksi dan penyelenggara festival memudahkan akses lokasi sekaligus menambah tantangan koordinasi di lapangan.
Dengan komposisi tim yang menggabungkan praktisi film dan pihak penyelenggara acara, produksi berharap dapat menyajikan cerita yang kuat secara dramaturgi sekaligus realistis secara setting. Para produser menyatakan komitmen untuk menjaga kualitas produksi sampai ke tahap pascaproduksi.
Operasi Pesta Copet diposisikan sebagai film yang memadukan dunia festival musik, komedi, dan kritik sosial, serta diharapkan mampu mengundang dialog publik soal isu keamanan acara massa dan kondisi sosial ekonomi yang melingkupinya. Pihak produksi menargetkan tayangan nasional pada tanggal yang telah diumumkan dan berencana melanjutkan promosi intensif untuk menjangkau penonton muda dan pecinta musik.