Olahraga

Bielsa Soroti Tujuan Tersembunyi di Balik Jeda Minum dan Pelajaran dari Arab Saudi

Jakarta, Maret.id — Marcelo Bielsa, pelatih tim nasional Uruguay, mengungkapkan kritiknya terhadap jeda hidrasi yang diterapkan oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dalam Piala Dunia 2026. Ia berpendapat bahwa pengenalan jeda ini tidak memberikan manfaat bagi sepak bola, bahkan berpotensi merusak esensi budayanya.

FIFA memutuskan untuk menambahkan jeda tiga menit setiap babak sebagai respons terhadap suhu tinggi di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Namun, keputusan ini memicu beragam reaksi dari pemain dan pelatih. Kritikus mencatat bahwa jeda tersebut, yang membagi pertandingan menjadi empat bagian, bisa dimanfaatkan oleh stasiun siaran untuk iklan selama lebih dari dua menit.

“Bermain empat kali alih-alih dua kali, mengubah konsep yang telah dibangun secara budaya dalam sepak bola. Perubahan budaya ini tidak menambah apa-apa, justru menghilangkan banyak hal. Saya hanya akan mengatakan bahwa sepak bola memiliki karakteristik khas sebelum keputusan ini, dan kini memiliki karakteristik lain. Orang-orang jatuh cinta pada permainan ini karena ciri khasnya,” kata Bielsa, mengutip dari pernyataan di kantor berita Reuters.

Pelatih asal Argentina tersebut juga menambahkan bahwa meskipun teknologi seperti wasit video asisten dianggap membantu, ada niat lain di balik jeda-jeda ini. “Kesimpulan yang saya sampaikan di sini sebenarnya bukan murni pemikiran saya sendiri, melainkan saya hanya mengulangi apa yang saya dengar,” ujar Bielsa.

Uruguay saat ini sedang bersiap menghadapi Cape Verde pada putaran kedua fase grup. Bielsa menekankan bahwa timnya telah belajar dari pertandingan melawan Arab Saudi, di mana mereka bermain imbang 1-1.

“Kami sangat mendominasi penguasaan bola, tetapi kami hanya menciptakan sangat sedikit peluang di babak pertama. Namun, di babak kedua, kami mengolah bola dengan cepat, agresif, dan dinamis, disertai pergerakan yang intens,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, seorang penggemar sepak bola Indonesia, Ahmad, mengatakan, “Saya rasa pendapat Bielsa cukup masuk akal. Jeda yang tidak perlu justru akan mengganggu ritme permainan dan mengubah cara kita menikmati sepak bola.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button