Mark Hughes berduka atas meninggalnya putranya yang berusia 38 tahun

Jakarta, Maret.id — Mantan penyerang Manchester United dan manajer Manchester City, Mark Hughes, berduka atas meninggalnya putranya, Alex Hughes, secara mendadak pada usia 38 tahun. Keluarga Hughes mengumumkan kabar duka ini melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh Asosiasi Manajer Liga (League Managers Association).
Dunia sepak bola memberikan dukungan kepada Hughes setelah informasi mengenai kepergian Alex diumumkan. Dalam pernyataannya, Hughes menyampaikan, “Jill dan saya benar-benar hancur hati atas kepergian mendadak dan tak terduga putra tercinta kami, Alex,” kata Mark Hughes. “Alex adalah putra yang luar biasa, saudara bagi Curtis dan Xenna, serta suami dan ayah yang setia bagi Jessica dan kedua anak mereka.”
Alex Hughes lahir pada tahun 1987, saat ayahnya masih aktif bermain untuk Barcelona. Meskipun tidak mencetak prestasi profesional yang sama, Alex memulai kariernya di dunia sepak bola dengan bermain di liga Wales sebelum beralih ke peran administratif.
Sebagai seorang profesional, Alex dikenal memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi bakat dan menganalisis taktik. Kariernya membawanya ke berbagai klub di Inggris, di mana ia berkontribusi di belakang layar untuk membangun tim yang kompetitif.
Perjalanan karier Alex diawali sebagai analis pertandingan di Blackburn Rovers sebelum bergabung dengan Manchester City sebagai pencari bakat. Ia juga bekerja di Fulham, 1860 Munich, dan Reading, memperlihatkan keserbagunaan dan keahlian dalam dunia sepak bola global.
Di akhir kariernya, Alex menjabat sebagai direktur sepak bola di AFC Fylde dan sempat bekerja di Morecambe. Pada saat meninggal, ia menjabat sebagai Kepala Perekrutan Pemain di Grimsby Town, di mana ia sangat dihormati.
Grimsby Town menyampaikan kesedihan yang mendalam atas kepergian Alex. Klub ini menyatakan bahwa Alex menjadi anggota staf yang sangat dihormati sejak bergabung pada tahun 2025. “Semua orang di Grimsby Town Football Club terkejut dan berduka,” kata Ketua Andrew Pettit.
CEO Grimsby Town, Polly Bancroft, menambahakan, “Alex adalah anggota keluarga Grimsby Town yang sangat dicintai dan dihormati.” Kehilangan Alex akan dirindukan oleh semua yang mengenalnya.
Seorang presenter olahraga Indonesia, Darius Sinathrya, turut berkomentar, “Kehilangan Alex sungguh mengejutkan bagi semua pencinta sepak bola. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan di masa yang sulit ini.”





