Daop Enam Imbau Peningkatan Pengawasan Penumpang Selama Liburan Sekolah

Yogyakarta, Maret.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengumumkan prediksi peningkatan jumlah penumpang kereta api selama masa libur sekolah. Peningkatan ini diperkirakan mencapai lima hingga delapan persen dibandingkan dengan periode normal. Hal ini tentu menandakan bahwa antusiasme masyarakat untuk bepergian dengan kereta api semakin meningkat, terutama pada saat-saat liburan.
Penambahan Layanan untuk Mengantisipasi Lonjakan Penumpang
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 telah merencanakan penambahan empat kereta api tambahan. Tiga perjalanan akan mengarah ke Gambir, Jakarta, dan satu perjalanan menuju Gubeng, Surabaya. Manajer Humas KAI Daop 6, Feni Novida Saragih, menyatakan pentingnya persiapan ini untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode liburan.
“Penambahan layanan ini merupakan respon kami terhadap meningkatnya kebutuhan transportasi masyarakat,” kata Feni saat berbincang dengan Pro3 RRI. Dengan langkah ini, KAI berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan nyaman bagi semua penumpang.
Program Khusus Selama Liburan
KAI Daop 6 juga mempersiapkan sejumlah program khusus di stasiun untuk menyemarakkan suasana liburan. Salah satu program yang dihadirkan adalah area bermain anak (playground) yang akan tersedia di Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan. Selain itu, akan digelar berbagai kegiatan hiburan, seperti pertunjukan sulap dan lomba mewarnai, yang semuanya bertujuan menciptakan pengalaman positif bagi keluarga yang berlibur.
“Inisiatif ini diharapkan bisa menarik lebih banyak penumpang, terutama keluarga dengan anak-anak,” tambah Feni. Hal ini juga mencerminkan upaya KAI dalam memberikan layanan yang tidak hanya fokus pada transportasi, tetapi juga pada pengalaman keseluruhan di stasiun.
Keamanan dan Keselamatan Penumpang
Dari segi keamanan, KAI Daop 6 menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Berbagai langkah telah diambil, termasuk pembinaan dan koordinasi dengan petugas penjaga perlintasan sebidang bersama dinas perhubungan. Feni menjelaskan bahwa seluruh fasilitas telah disiapkan untuk mendukung keselamatan serta kenyamanan penumpang selama masa angkutan libur sekolah.
“Saat ini, tingkat keterisian tiket tercatat sekitar 60 persen. Masih ada tiket yang tersedia untuk beberapa rute,” ungkapnya. KAI juga memastikan bahwa tarif perjalanan tetap mengacu pada batas bawah dan batas atas yang telah ditetapkan, sehingga penumpang dapat merencanakan biaya perjalanan mereka dengan lebih baik.
Dengan persiapan yang matang ini, KAI Daop 6 berharap dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Liburan seharusnya menjadi momen berharga, dan melalui transportasi yang nyaman dan aman, KAI ingin memastikan setiap perjalanan menjadi pengalaman yang menyenangkan.
