De La Fuente Menolak Perbandingan Yamal dengan Messi dan Maradona

Jakarta, Maret.id — Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de La Fuente, menegaskan pentingnya untuk tidak membandingkan bintang muda Lamine Yamal dengan legenda sepak bola seperti Lionel Messi dan Diego Maradona.
Timnas Spanyol akan bertanding melawan timnas Arab Saudi di Atlanta dalam laga kedua Grup 8, setelah terjerembab dalam hasil imbang 0-0 melawan Cape Verde pada pertandingan pertama Piala Dunia. Dalam laga tersebut, Yamal diturunkan sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir karena masih dalam proses pemulihan.
Menghadapi banyak pertanyaan tentang perkembangan Yamal, De La Fuente menegaskan bahwa perhatian media yang besar terhadap pemain sayap Barcelona tersebut tidak berdampak negatif bagi tim. “Akan menjadi kesalahan jika membandingkan Yamal dengan pemain lain mana pun. Dia baru berusia 18 tahun, sedang menjalani fase pertumbuhan dan pematangan, dan kita harus membiarkannya menempuh jalannya sendiri,” kata De La Fuente.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, “Pemain-pemain seperti ini, yang memiliki keunggulan berbeda, sudah sepenuhnya siap menghadapi tekanan semacam ini. Mereka adalah jenius seperti Salvador Dalí atau Michelangelo; apa yang tampak luar biasa bagi kita, bagi mereka adalah hal yang biasa.”
Yamal masuk ke lapangan pada menit ke-71 saat Spanyol kesulitan menembus pertahanan Cape Verde, sementara ia masih berjuang untuk pulih dari cedera otot yang dideritanya pada bulan April. De La Fuente juga menyatakan, “Kami memiliki suasana yang sangat sehat, dan semua orang tahu betapa pentingnya setiap pemain dalam skuad. Kami sepenuhnya memahami peran Yamal, dan rekan-rekan setimnya pun memahaminya.”
Menanggapi pernyataan De La Fuente, seorang penggemar sepak bola di Indonesia, Andi, mengatakan, “Yamal adalah harapan baru untuk sepak bola dunia, kita harus memberikan waktu dan ruang baginya untuk berkembang. Kita semua ingin melihatnya bersinar tanpa tekanan yang berlebihan.”





