Kekalahan Terbesar Arab Saudi di Piala Dunia Dari Jerman Hingga Spanyol

Jakarta, Maret.id — Tim nasional Arab Saudi kembali mengalami kekalahan telak, kali ini dari Spanyol dengan skor 0-4 di Piala Dunia 2026. Kekecewaan ini mengingatkan kita pada beberapa hasil buruk yang pernah dialami “Al-Akhdar” dalam sejarah partisipasinya di turnamen terbesar dunia ini.
Kekalahan 0-8 dari Jerman di Piala Dunia 2002 masih tercatat sebagai yang terburuk. Dalam pertandingan pembuka di Korea Selatan dan Jepang, timnas Saudi tidak mampu merebut satu pun poin, sementara Jerman mendominasi permainan dari awal hingga akhir.
Setelah 16 tahun, Saudi kembali mengalami kekalahan besar saat dikalahkan 0-5 oleh Rusia di Piala Dunia 2018. Penampilan timnas Saudi yang kurang memuaskan pada saat itu menuai kritik luas, terutama karena mereka harus tampil di hadapan publik tuan rumah.
Dalam catatan sejarah, kekalahan 0-4 dari Ukraina di Piala Dunia 2006 juga menjadi momen buruk yang tak terlupakan. Di pertandingan ini, harapan Saudi untuk lolos hampir sirna setelah mereka sebelumnya hanya mampu bermain imbang dengan Tunisia di laga pertama.
Sekarang, kekalahan dari Spanyol menambah daftar pahit tersebut. Pada laga ini, Saudi kebobolan tiga gol dalam waktu setengah jam pertama, menunjukkan ketidakmampuan tim untuk bersaing secara teknis dan taktis.
Sejarah mencatat bahwa Arab Saudi juga pernah menelan kekalahan 0-4 dari Prancis di Piala Dunia 1998, di mana mereka tersingkir dari grup tanpa meraih kemenangan. Dalam urutan kekalahan terbesar, Jerman menduduki peringkat pertama (0-8), diikuti Rusia (0-5), lalu Prancis dan Ukraina (0-4 masing-masing), serta Spanyol di peringkat terakhir dengan kekalahan 0-4.
Walaupun hasil buruk mendominasi catatan, timnas Arab Saudi juga memiliki momen bersejarah. Mereka mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 1994 dan mencatat kemenangan epik atas Argentina di Piala Dunia 2022, tanda bahwa mereka memiliki potensi untuk bangkit dari keterpurukan.
Menurut pandangan para penggemar sepak bola Indonesia, ini adalah saat yang tepat bagi Arab Saudi untuk introspeksi dan melakukan perubahan. “Saya yakin mereka mampu bangkit kembali dan memberikan kejutan di laga-laga mendatang.” kata Andi, seorang penggemar sepak bola dari Jakarta.





