Suporter Arab Saudi Kritisi Donis dengan Kata Bodoh dan Pesimis

Jakarta, Maret.id — Tim nasional Arab Saudi mengalami kekalahan telak 0-4 saat menghadapi Spanyol dalam pertandingan kedua babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Kekalahan ini memicu kemarahan besar di kalangan suporter yang menyalahkan pelatih Georgios Donis atas penampilan buruk tim.
Semua media sosial diisi dengan kritik pedas terhadap Donis. Banyak penggemar menilai pelatih asal Yunani tersebut salah dalam membaca jalannya pertandingan dan gagal menghadapi kekuatan lawan.
Kritikan tajam bahkan disertai dengan kata-kata kasar. Beberapa suporter menganggap Donis “bodoh”, sementara yang lain menilai strategi yang diusungnya terlalu pesimistis, terlalu fokus pada pertahanan dan mengabaikan karakter menyerang tim.
Susunan pemain yang diturunkan Donis menjadi titik perdebatan. Banyak yang mempertanyakan pencoretan sejumlah nama yang dinilai layak dimainkan.
Pengamat sepak bola menilai strategi yang diambil tidak efektif baik dalam pertahanan maupun serangan. Tim Arab Saudi kebobolan tiga gol di awal pertandingan dan tidak mampu menciptakan peluang serius.
Donis juga mendapat kritik karena memilih formasi lima bek. Banyak yang berpendapat bahwa strategi ini memberi keuntungan bagi Spanyol dan menciptakan ruang kosong di antara lini-lini tim.
Perbandingan dengan penampilan melawan Uruguay semakin memperparah situasi. Saat melawan Uruguay, Arab Saudi tampil lebih seimbang dan berhasil meraih satu poin berharga dengan hasil imbang 1-1.
Dukungan untuk tim Hijau menurun drastis. Suporter percaya bahwa tim kehilangan karakter pertahanan, penguasaan bola, dan semangat juang yang ditunjukkan saat menghadapi Uruguay.
Sekarang, fokus beralih ke pertandingan berikutnya melawan Cape Verde, yang krusial untuk nasib Arab Saudi di turnamen ini. Tekanan terhadap Donis semakin meningkat di tengah harapan suporter untuk melihat perbaikan segera.
“Banyak yang berharap Donis bisa mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kesalahan dan mengembalikan karakter tim. Kegagalan lagi akan membuat situasi semakin sulit,” komentar Arief, seorang penggemar sepak bola setia yang mengikuti timnas sejak awal turnamen.





