Pemkab Bekasi Hadirkan Pojok Baca Digital di Museum Gedung Juang

Bekasi, Maret.id — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpus) telah meluncurkan Pojok Baca Digital di Museum Gedung Juang Bekasi. Ini adalah langkah signifikan untuk meningkatkan literasi masyarakat Kabupaten Bekasi dengan memberikan akses gratis ke ratusan koleksi buku digital.
Ruang Baca Terbuka untuk Semua
Pojok Baca Digital, yang akrab disebut Pocadi, menawarkan lingkungan yang nyaman untuk membaca dilengkapi dengan tablet dan akses Wi-Fi gratis. Dengan fasilitas ini, pengunjung dapat menjelajahi beragam koleksi bacaan digital secara leluasa. Kepala Disarpus Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, menyatakan bahwa Pocadi adalah hasil kolaborasi antara Disarpus dan Perpustakaan Nasional.
“Tujuan utama program ini adalah untuk memperluas akses literasi digital bagi pelajar hingga masyarakat umum,” ujar Jaoharul. Dia juga menambahkan bahwa meskipun koleksi buku fisik yang tersedia tidak sebanyak koleksi digital, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dalam bentuk digital.
Antusiasme Pengunjung yang Tinggi
Saat ini, tingkat kunjungan ke Pojok Baca Digital cukup memuaskan, terutama di kalangan pelajar dari Tambun dan sekitarnya. Jaoharul menyebutkan bahwa siswa-siswa seringkali berkunjung ke Pocadi untuk belajar dan membaca. Selain koleksi buku digital, Pocadi juga menawarkan berbagai kegiatan literasi non-digital, seperti sesi mendongeng untuk anak-anak.
“Kami sering mengajak sekolah-sekolah untuk membawa siswa mereka ke Pojok Baca Digital, di mana kami menyediakan kegiatan mendongeng yang berfungsi untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini,” jelasnya.
Peluang untuk Masyarakat Umum
Meski pengunjung terbesar berasal dari kalangan pelajar SD dan SMP, Jaoharul menyatakan perlunya peningkatan kunjungan dari masyarakat umum. Dia menekankan bahwa Pojok Baca Digital terbuka untuk semua kalangan yang ingin memanfaatkan fasilitas dan layanan yang ada.
“Pojok Baca Digital didesain untuk semua orang. Kami ingin mendorong masyarakat untuk datang dan menikmati koleksi buku yang kami tawarkan, baik yang berbentuk fisik maupun digital,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk menyediakan layanan perpustakaan yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan pemberian fasilitas yang memadai dan program-program edukatif, harapannya minat baca masyarakat Kabupaten Bekasi akan semakin meningkat ke depannya.
