Prancis vs Irak Terancam Cuaca Buruk di Piala Dunia Setelah Kejadian di Amerika

Jakarta, Maret.id — Menjelang pertandingan antara Prancis dan Irak, yang merupakan laga hari kedua babak penyisihan grup Piala Dunia, isu cuaca menjadi sorotan utama. Philadelphia sedang menghadapi ancaman badai petir yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan secara signifikan.
Kick-off dijadwalkan pada pukul 17.00 waktu setempat (pukul 23.00 di Italia). Prakiraan cuaca menunjukkan hujan yang menyelimuti kawasan tersebut dan kemungkinan sambaran petir akan terjadi sepanjang hari. Skenario ini membuat panitia penyelenggara, tim, dan para pendukung bersiap-siap akan kemungkinan penundaan.
Di Amerika Serikat, berlaku peraturan ketat untuk menjamin keselamatan pemain dan penonton. Peraturan ini, yang diadopsi oleh FIFA, mengikuti pedoman dari otoritas meteorologi AS. Pertandingan akan dihentikan segera setelah terdeteksi sambaran petir dalam radius sekitar 13 kilometer dari stadion.
Pada saat itu, wasit akan menghentikan pertandingan. Pemain kemudian akan kembali ke ruang ganti, sementara penonton diminta untuk menuju area yang aman. Hitungan mundur selama 30 menit akan dimulai. Jika tidak ada sambaran petir tambahan selama waktu tersebut, pertandingan dapat dilanjutkan. Namun, satu sambaran petir baru di sekitar stadion akan mereset hitungan mundur kembali ke awal.
Reaksi dari penggemar sepak bola di Indonesia cukup beragam. Banyak yang berharap semua bisa berjalan lancar meski cuaca tidak bersahabat. “Semoga pertandingan tetap bisa berlangsung, demi para pemain dan semua penggemar,” kata Dedi, seorang penggemar sepak bola asal Jakarta.





