Kemenbud Tegaskan Revitalisasi Keraton Surakarta Tetap Berjalan Normal dan Dukung Pelestarian Budaya Lokal

Jakarta, Maret.id — Urusan internal keluarga keraton dianggap menjadi tantangan signifikan dalam pelestarian budaya nasional. Hal ini diungkapkan oleh Teguh Satya Bhakti, pengacara Keraton Surakarta.
Teguh menjelaskan bahwa dinamika serupa tidak hanya terjadi di Keraton Surakarta, tetapi juga di sejumlah kesultanan dan keraton lainnya di Indonesia. Program revitalisasi cagar budaya sering kali terhambat oleh konflik internal yang berkaitan dengan pengelolaan aset keraton.
“Pemerintah ingin melaksanakan tugas dan kewenangannya untuk merevitalisasi, menata ulang, serta melindungi seluruh aset. Namun di sisi lain selalu berbenturan dengan persoalan yang sifatnya internal kekeluargaan,” kata Teguh dalam Taklimat Media di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta Selatan, Senin, 22 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa negara harus terus hadir untuk melestarikan warisan budaya bangsa tanpa terlibat dalam konflik internal keluarga keraton. Menurutnya, penting untuk memisahkan urusan internal keluarga keraton dari tugas pemerintah dalam pelestarian budaya.
“Oleh karena itu, kita harus memisahkan kedua persoalan antara urusan internal keluarga dan pemerintahan. Sehingga masing-masing dapat diselesaikan sesuai kewenangan dan tanggung jawab yang dimiliki,” ucap Teguh.
Sementara itu, Restu Gunawan, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, menegaskan bahwa suksesi keraton merupakan urusan internal keluarga. Pemerintah akan tetap fokus menjalankan amanat Undang-Undang Cagar Budaya yang berlaku.
“Kementerian memiliki kewajiban melakukan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya nasional. Oleh karena itu, program revitalisasi akan tetap dijalankan pada keraton yang berstatus cagar budaya,” jelas Restu.
Ia menekankan bahwa dinamika internal di lingkungan keraton tidak akan menghentikan program revitalisasi pemerintah. Langkah tersebut tetap dilakukan untuk menjaga nilai budaya dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas.



