Nasional

Pertahankan HET Minyakita, Qodari Minta Presiden Dengarkan Suara Masyarakat Rentan di Tengah Tantangan Ekonomi

Jakarta, Maret.id — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempertahankan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya biaya produksi akibat lonjakan harga minyak sawit dunia.

Qodari menjelaskan, stabilitas HET Minyakita menjadi perhatian utama Presiden Prabowo Subianto. “Keputusan ini diambil untuk melindungi masyarakat kelompok rentan,” ucap Qodari.

Presiden Prabowo menginginkan kepastian akan kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng. HET yang stabil diharapkan dapat memastikan minyak goreng tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Pemerintah telah menyatakan komitmennya untuk mempertahankan HET Minyakita di angka Rp15.700 per liter, meskipun biaya produksi meningkat akibat fluktuasi harga minyak sawit dunia,” kata Qodari dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin.

Qodari menegaskan, pemerintah selalu mendengarkan suara masyarakat rentan. “Hal ini menjadi landasan pemerintah dalam menjaga stabilitas HET Minyakita,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan distribusi Minyakita tepat sasaran dan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan agar Minyakita dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Tujuannya memastikan masyarakat tidak hanya dapat membeli Minyakita dengan harga sesuai ketentuan, tetapi juga memperoleh pasokan yang kontinu di pasar,” kata Qodari.

Fokus pemerintah adalah memperkuat distribusi Minyakita agar semakin mudah diakses, khususnya melalui pasar-pasar rakyat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button