Ribuan Relawan Geruduk Kantor Gubernur untuk Mendesak Penerusan Program MBG di Jawa Tengah

Jakarta, Maret.id — Ribuan relawan dari berbagai kalangan berkumpul untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka juga menuntut pemerintah untuk memastikan keberlanjutan program ini yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Para peserta aksi terdiri dari ibu-ibu, anak muda, pemilik yayasan, dan anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Koordinator Lapangan, Sawaludin Aweng, menegaskan bahwa kehadiran ribuan relawan ini menunjukkan dukungan kuat terhadap keberlanjutan Program MBG.
“Kami hadir di sini untuk menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal makanan, tetapi menyangkut masa depan generasi muda dan pemenuhan gizi anak-anak kita,” ujar Sawaludin. Dia juga mencatat bahwa keuntungan dari program ini tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga telah memberikan dorongan pada perekonomian desa.
“Program ini membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Banyak pemuda yang bekerja di dapur MBG, petani dan pedagang juga mendapatkan manfaat karena bahan baku dibeli dari masyarakat sekitar,” tambahnya.
Sawaludin menyatakan bahwa inisiatif yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini telah menciptakan efek positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat. “Ini bukan hanya program makan gratis. Ada dampak ekonomi yang besar. Uang berputar di desa, pedagang hidup, petani mendapatkan pasar, dan masyarakat memperoleh pekerjaan,” tegasnya.
Dalam aksi tersebut, para relawan juga meminta Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, untuk menyampaikan sikap resmi yang mendukung keberlanjutan Program MBG di daerah. “Kami berharap Pak Gubernur dapat menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah pusat dan menunjukkan dukungan penuh terhadap keberlangsungan program MBG di NTB,” tuturnya.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang hadir di tengah massa, menyatakan bahwa semua tuntutan terkait MBG dari massa aksi akan disampaikan ke pemerintah pusat. “Apa yang menjadi program pemerintah pusat, maka kami (Pemprov NTB) wajib mendukung,” pungkasnya.





