Anis Hadj Moussa Beri Dampak Besar Dalam Kemenangan Aljazair Melawan Lawan

Jakarta, Maret.id — Aljazair berhasil mengalahkan Yordania pada Selasa pagi dengan skor 2-1. Pemain Feyenoord, Anis Hadj Moussa, yang masuk sebagai pemain pengganti, memainkan peran krusial bagi Les Fennecs.
Di pertandingan tersebut, Hadj Moussa memulai dari bangku cadangan. Pada pertemuan sebelumnya melawan Argentina, di mana Aljazair kalah 0-3, ia diturunkan sebagai starter, namun kali ini bintang utama, Riyad Mahrez, mendapat kesempatan lebih dulu. Ramiz Zerrouki, yang juga berkostum di De Kuip, justru mendapatkan tempat di starting line-up.
Yordania, yang berada di peringkat ke-63 dunia menurut FIFA, mengejutkan dengan membuka keunggulan pada menit ke-36. Nizar Al-Rashdan, pemain Qatar SC, melepaskan tendangan keras menggunakan bagian luar kakinya yang tak mampu dijangkau kiper Luca Zidane: 0-1. Ketinggalan tersebut menjadi tamparan bagi Zerrouki yang harus digantikan oleh gelandang Lille, Nabil Bentaleb.
Setelah pelatih Ibrahim Maza dari Bayer Leverkusen melakukan beberapa taktik, Aljazair berhasil menjawab tantangan tersebut. Tepat sebelum jeda, mereka mencetak gol penyama kedudukan. Nadhir Benbouali menyundul bola dari tendangan sudut ke sudut kiri bawah gawang: 1-1.
Memasuki babak kedua, Hadj Moussa masuk menggantikan Mahrez. Gol kedua Aljazair tercipta melalui corner yang dieksekusi Hadj Moussa. Umpan silang akuratnya mendarat di kepala Ramy Bensebaini, yang menyundul bola tepat ke arah Amine Gouiri untuk menyelesaikan serangan tersebut: 1-2.
Dengan hasil ini, Aljazair berhasil meraih poin pertamanya di Piala Dunia ini. “Kemenangan ini sangat berarti bagi kami. Kami menunjukkan karakter yang kuat dan komitmen untuk bangkit,” kata Hadj Moussa, Pemain Feyenoord.
Para pendukung sepak bola di Indonesia menilai kemenangan ini sebagai bukti nyata dari kemampuan tim Aljazair. “Saya selalu percaya bahwa mereka bisa tampil luar biasa. Ini baru permulaan,” ujar Andi, salah satu penggemar fanatik tim Aljazair di Indonesia.





