Lokal

Gunung Lewotobi Laki

Flores Timur, Maret.id — Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menaikkan status aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada Selasa, 12 Mei 2026. Kenaikan status diumumkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyusul peningkatan aktivitas yang terdeteksi melalui pengamatan visual dan instrumen dalam beberapa hari terakhir.

Peningkatan aktivitas dan temuan pengamatan

Badan Geologi mencatat bahwa periode 1–11 Mei 2026 didominasi oleh gempa vulkanik dalam dengan jumlah relatif tinggi setiap hari, indikasi adanya suplai magma atau fluida magmatik yang kuat menuju sistem gunung api. Selain itu terdeteksi tremor non-harmonik yang relatif persisten, menunjukkan pergerakan fluida pada bagian dangkal tubuh gunung. Secara visual pengamatan merekam kemunculan guguran dan hembusan pada beberapa hari observasi. Data tiltmeter juga menunjukkan tren inflasi, atau peningkatan tekanan di dalam tubuh gunung, yang pola aktivitasnya mirip dengan fase awal peningkatan sebelum erupsi pada 2024 dan 2025.

Imbauan keselamatan dan wilayah yang diwaspadai

Badan Geologi mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai yang berhulu di puncak gunung diminta waspada terhadap potensi banjir lahar bila terjadi hujan lebat. Daerah yang diminta meningkatkan kewaspadaan antara lain Nawakote, Boru, Padang Pasir, Klatanlo Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, dan Nurabelen. Masyarakat yang terdampak hujan abu juga disarankan menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.

Badan Geologi terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik dan akan menginformasikan langkah mitigasi lebih lanjut sesuai perkembangan situasi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button