Kejadian tragis Deschamps mundur dari Piala Dunia usai kegagalan Prancis

Jakarta, Maret.id — Tim nasional Prancis baru saja memastikan tempat mereka di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan 3-0 atas Irak pada dini hari Selasa. Namun, suasana kemenangan tersebut ternodai oleh kabar duka dari pelatih kepala Didier Deschamps.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengumumkan bahwa ibu dari Deschamps telah meninggal dunia. “Kami sangat berduka atas kehilangan ini.” kata Philippe Diallo, Ketua FFF. Deschamps sendiri sangat terpukul dan telah meninggalkan Amerika Serikat untuk kembali ke Prancis guna berkumpul bersama keluarganya dan menghadiri pemakaman.
Dalam pernyataannya, FFF menyebutkan bahwa Deschamps menyerahkan kepemimpinan kepada asisten pelatih tepercayanya, Jean-Stéphane, selama ia tidak ada. Dengan keputusan ini, Deschamps tidak akan hadir di bangku cadangan pada pertandingan terakhir fase grup melawan Norwegia yang akan menjadi penentu posisi memuncaki Grup 9.
“Sekalipun kami merayakan keberhasilan, kehilangan ini benar-benar menghancurkan kami.” ujar FFF dalam pernyataan resmi mereka. Timnas Prancis juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada Deschamps dan keluarga pada masa sulit ini.
Sebelum berita duka ini, timnas Prancis telah mengawali Piala Dunia dengan baik dengan mengalahkan Senegal 3-1, dan kemudian memastikan langkah ke babak selanjutnya melalui kemenangan atas Irak. Deschamps, yang sebelumnya berhasil membawa timnya meraih gelar juara Piala Dunia 2018, juga mencapai final Piala Dunia 2022, meski kalah dari Argentina melalui adu penalti.
Menanggapi situasi ini, salah satu komentator sepak bola Indonesia, Rudi Hartono, mengatakan, “Kami semua mengirimkan doa dan dukungan untuk Didier Deschamps. Ini adalah saat yang sulit, tetapi kami berharap tim Prancis dapat terus berjuang untuknya.”





