Prabowo Bilang Tak Ada Uang untuk Perbaiki Gaji Guru

Jakarta, Maret.id — Pengamat Politik Rocky Gerung mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait ketidakmampuan meningkatkan gaji guru karena alasan kurangnya anggaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Surabaya, pada Selasa, 23 Juni 2026.
Rocky Gerung membandingkan alokasi anggaran untuk program lain seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis, serta kenaikan gaji pejabat dan hakim yang dianggapnya tidak seimbang. “Gaji guru tidak bisa baik karena uangnya tak ada,” ucap Rocky Gerung melalui akun Instagram-nya.
Dia juga mempertanyakan sumber dana untuk kenaikan gaji pejabat, yang menurutnya melibatkan angka yang sangat besar. “Itu MBG anggaran gede, KDMP anggaran gede, Gaji pejabat naik, Gaji hakim naik, bawahan minta 5T dikasih 10T, itu uang dari mana,” tegasnya.
Rocky Gerung menanggapi kritikan terhadapnya dengan gaya humoris, menirukan pidato Prabowo yang sebelumnya menjawab komentar negatif dari publik. “Nyenyenye…” tulis Rocky Gerung mengacu pada ungkapan yang digunakan Prabowo.
Hari ini, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa kondisi anggaran yang buruk adalah alasan utama gaji guru tidak kunjung membaik. Prabowo juga mengungkapkan bahwasanya kebocoran penerimaan negara mencapai Rp2.500 triliun setiap tahun, yang menjadi salah satu penyebab keterbatasan anggaran negara.





