Olahraga

Vozinha kiper Cape Verde ditawari kontrak klub divisi dua setelah Piala Dunia

Jakarta, Maret.id — Kiper Cape Verde, Josimar José Évora Dias, yang dikenal dengan julukan Vozinha, telah menjadi sorotan setelah penampilannya yang mengesankan di Piala Dunia. Ia menerima tawaran kontrak dari klub Serie B Brasil, Ceará, setelah menunjukkan performa gemilang, terutama dalam pertandingan melawan Spanyol.

Vozinha membantu Cape Verde meraih hasil imbang 0-0 melawan Spanyol pada 15 Juni dengan catatan tujuh penyelamatan krusial. Enam dari penyelamatan tersebut dilakukan di dalam kotak penalti, membuatnya menjadi bintang utama dalam laga itu. “Itu adalah penampilan terbaik saya di tingkat internasional.” kata Vozinha, Kiper Cape Verde.

Menyusul penampilannya yang cemerlang, perwakilan Vozinha berkomunikasi dengan Ceará untuk menyusun langkah transfer. Menurut laporan dari Jangadeiro dan Globo, sang kiper sangat tertarik untuk bergabung. Ceará, yang baru saja menunjuk Daniel Paulista sebagai pelatih kepala, dilaporkan bergerak cepat untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.

Namun, meski ada ketertarikan dari pihak Vozinha, manajemen Ceará memutuskan untuk tidak melanjutkan proses transfer. Mereka merasa bahwa posisi penjaga gawang saat ini sudah mencukupi. “Kami lebih memilih untuk memberi kesempatan kepada kiper-kiper yang ada.” kata sumber dari manajemen Ceará.

Saat ini, Ceará berada di paruh bawah klasemen Serie B dan meyakini bahwa skuad mereka solid tanpa perlu menambahkan Vozinha. Di sisi lain, Vozinha masih berfokus pada Piala Dunia, dimana ia baru saja menyelesaikan pertandingan melawan Uruguay dengan hasil imbang 2-2. Meskipun penyelamatan yang dilakukan tidak sebanyak sebelumnya, ia tetap mencatat 39 sentuhan bola dan dua sapuan yang berkontribusi dalam hasil tersebut.

Sebelum tampil gemilang di Piala Dunia, Vozinha merupakan pemain GD Chaves di divisi dua Portugal, dengan 19 penampilan di musim lalu. Nama “Vozinha” sendiri merupakan penghormatan bagi bek kanan Brasil terkenal, Josimar, bintang Piala Dunia 1986.

Dengan dua poin di Grup H, Cape Verde kini harus mengalahkan Arab Saudi, yang hanya mengoleksi satu poin, untuk memastikan langkah ke babak 32 besar. “Kami percaya diri bisa meraih kemenangan.” ujar Vozinha saat menjelang laga penentu tersebut.

Ceará berencana memperkuat tim mereka dengan empat pemain baru menjelang jendela transfer yang dibuka pada 20 Juli. Sementara jetanya, fokus Vozinha kini sepenuhnya tertuju pada laga melawan Arab Saudi, yang akan menentukan nasib tim nasional Cape Verde.

“Duel melawan Arab Saudi sangat krusial untuk kami. Ini adalah kesempatan emas,” kata seorang penggemar sepak bola Indonesia, Rahmad, saat ditanya tentang peluang Cape Verde di Piala Dunia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button