Lokal

Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 Resmi Dibuka, Tampilkan Karya Unggulan

Bandung, Maret.id — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat mengumumkan bahwa Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 akan digelar pada tanggal 26 hingga 28 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung di Trans Studio Mall dan Trans Convention Centre di Bandung.

Pameran Produk Terbaik dari Seluruh Jawa Barat

Menurut Kepala Dekranasda Jabar, Noneng Komara Nengsih, PKJB 2026 akan menampilkan berbagai jenis pameran, mulai dari UMKM, fesyen, kriya, hingga kuliner. Selain itu, acara ini juga akan diisi dengan pertunjukan seni budaya yang akan meramaikan suasana selama tiga hari penuh.

Setiap kabupaten dan kota di Jabar akan diwakili oleh tiga produk terbaik yang telah terkurasi. Ini mencakup produk-produk kriya, baik yang klasik maupun yang terbaru, untuk menarik minat generasi muda. “Kami akan menampilkan produk-produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga inovatif,” kata Noneng dalam konferensi pers yang diadakan pada Rabu, 24 Juni 2026.

Kerajinan Unggulan dari Beragam Bahan

Noneng menjelaskan bahwa produk yang akan dipamerkan berasal dari tujuh jenis bahan baku utama: bambu, kayu, rotan, tekstil, kaca, logam, dan batu, semua berasal dari pengrajin yang telah mendapatkan penghargaan tingkat nasional. “Kami menjamin bahwa produk yang ditampilkan adalah yang terbaik, sehingga pengunjung, terutama pembeli, tidak akan kecewa,” tambahnya. Acara ini diharapkan dapat menarik perhatian pembeli dari berbagai wilayah, bahkan dari luar negeri.

PKJB 2026 juga akan memperkenalkan beberapa inovasi baru yang akan menjadikan acara ini lebih menarik. Salah satunya adalah Pinton Kriya, yang akan menyajikan peragaan pembuatan kerajinan seperti batik dan lainnya. Pengunjung juga akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pengrajin.

Edukasi dan Networking dalam PKJB 2026

Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah Saba Kriya, yang bertujuan mengajak pengunjung dan calon pembeli untuk melakukan kunjungan edukatif ke sentra-sentra pengrajin di Jawa Barat. Selain itu, PKJB juga akan mengedukasi masyarakat tentang potensi wisata daerah, melalui berbagai workshop yang akan diadakan.

Acara ini juga akan menampilkan kegiatan rutin seperti fashion show dengan tema wastra batik, yang memperlihatkan berbagai aplikasi batik dalam kehidupan sehari-hari maupun acara khusus. “Melalui PKJB, produk kriya Jawa Barat akan semakin dikenal. Ini menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha, membangun jaringan, dan tentu saja meningkatkan penjualan,” tutup Noneng.

Kehadiran acara ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor kerajinan di Jawa Barat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. PKJB tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga sebagai tempat interaksi dan kolaborasi antara pengrajin, pemerintah, dan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button