Lokal

Warga Bekasi Didorong Terbuka dalam Sensus Ekonomi 2023

Bekasi, Maret.id — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengimbau kepada seluruh warga untuk bersikap terbuka mengenai kondisi ekonomi mereka saat pelaksanaan Sensus Ekonomi yang akan berlangsung. Ia menekankan pentingnya kejujuran dalam memberikan data kepada petugas sensus dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih baik.

Keterbukaan Data Penting untuk Kebijakan Ekonomi

Tri meminta agar tidak ada yang merasa perlu ‘jaim’ atau menjaga citra saat menjawab pertanyaan sensus. “Keterbukaan warga terhadap kondisi ekonomi sangat penting agar pemerintah mendapatkan data yang akurat,” ungkapnya dalam pernyataan yang dilontarkan pada Kamis, 25 Juni 2026. Menurutnya, dengan informasi yang tepat, pemerintah bisa membuat keputusan yang lebih terarah dan aplikatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa Sensus Ekonomi yang dilakukan BPS bukanlah sebuah penipuan. “Sensus ini semata-mata untuk memetakan kondisi ekonomi yang ada di Kota Bekasi,” tambahnya. Oleh karena itu, dia mengajak warga untuk tidak ragu dan tetap kooperatif saat petugas sensus datang ke rumah mereka.

Jadwal Sensus yang Fleksibel

Wali Kota juga menyarankan agar petugas BPS dapat melakukan sensus pada waktu yang lebih sesuai dengan aktivitas masyarakat. Mengingat banyak warga yang bekerja pada jam kerja normal, ia menyarankan pelaksanaan sensus dilakukan pada malam hari atau di hari libur. “Dengan penjadwalan yang baik, warga bisa lebih mudah memberikan data karena mereka ada di rumah,” jelas Tri.

Dia berharap dengan cara ini, pelaksanaan Sensus Ekonomi yang dijadwalkan berlangsung dari 1 Mei hingga 31 Agustus 2026 akan berjalan lancar dan efektif. Selain itu, diharapkan adanya kerjasama antara petugas dan masyarakat agar tidak ada kendala dalam pengumpulan data yang dibutuhkan.

Mengapa Sensus Ekonomi Itu Penting?

Sensus Ekonomi tidak hanya sekadar mengumpulkan data, tetapi juga memberikan gambaran tentang kondisi perekonomian masyarakat. Hasil dari sensus ini akan digunakan oleh pemerintah untuk merancang kebijakan yang tepat sasaran dalam pemulihan dan pengembangan ekonomi daerah.

Pemerintah Kota Bekasi, di bawah pimpinan Tri Adhianto, berkomitmen untuk selalu mendengarkan suara warganya. Dia menekankan bahwa keterlibatan aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam proses ini. “Jangan sampai masyarakat mempersulit petugas sensus. Ini adalah langkah bersama untuk meningkatkan perekonomian kita,” tandas Tri.

Sebagai bagian dari upaya pemerintah, Wali Kota mendorong semua pihak untuk berkontribusi aktif dalam Sensus Ekonomi. Data yang akurat akan membantu menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Bekasi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button