Gubernur Jabar Imbau RT dan RW Aktif Data Warga untuk Cegah Penyekapan

Bandung, Maret.id — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta kepada seluruh ketua RT dan RW untuk lebih aktif dalam melakukan pendataan warga di lingkungan mereka. Permintaan ini muncul sebagai langkah pencegahan agar kasus penyekapan yang terjadi di wilayah Jawa Barat tidak terulang.
Kasus Kejahatan yang Mengguncang Publik
Belum lama ini, publik dihebohkan oleh kasus penganiayaan dan penculikan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat terhadap pacarnya selama tiga tahun tanpa sepengetahuan orang lain. Melihat kejadian ini, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya peran aktif RT dan RW dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Jika RT/RW melakukan pendataan yang baik, banyak kasus-kasus seperti ini bisa dihindari. Terutama untuk kepada pendatang baru,” papar mantan Bupati Purwakarta ini.
Dorongan untuk Memperketat Pelaporan Warga
Dedi juga mengusulkan agar aturan wajib lapor bagi tamu yang menginap lebih dari 1 x 24 jam diterapkan kembali. Kebijakan ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus-kasus penyekapan.
“Di era sekarang, kita perlu lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Sering kali, aparat baru bergerak saat kasus sudah viral di media. Kasus ini menjadi cermin bagaimana lingkungan kita terkadang sangat acuh,” jelasnya.
Peran Orang Tua dalam Pengawasan
Selain itu, Dedi Mulyadi menyayangkan sikap orang tua yang kurang peduli terhadap pergaulan anak-anak mereka. Ia berpendapat bahwa anak perempuan seharusnya tidak dibiarkan pergi tanpa pengawasan.
“Yang terpenting adalah keamanan anak-anak kita. Jika ada kegiatan di luar daerah, sebaiknya ditemani. Jangan sampai orangtua tidak tahu ke mana anaknya pergi selama berbulan-bulan,” ungkap Dedi dengan serius.
Dari langkah-langkah yang disarankan, diharapkan akan terwujud lingkungan yang lebih aman dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat. Melalui sistem pendataan yang efektif, seharusnya identifikasi terhadap keberadaan pendatang atau penghuni sementara bisa dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.
Dengan mengedepankan kerjasama antar RT, RW, dan aparat setempat, seiring waktu, Dedi Mulyadi berharap kasus-kasus kejahatan seperti ini bisa diminimalkan. Keberadaan data yang akurat akan mempermudah aparat dalam mengawasi dan memitigasi potensi kejahatan di masa depan.
