Mantan bintang Skotlandia sebut Neymar lesu saat kembali ke Brasil

Jakarta, Maret.id — Mantan pemain timnas Skotlandia, Craig Burley, melontarkan kritik tajam terhadap Neymar setelah kembalinya sang pemain ke panggung internasional bersama Brasil dalam laga melawan Skotlandia. Burley mempertanyakan kesesuaian penyerang Barcelona itu dalam skuad Selecao dan apakah penunjukannya lebih merupakan keputusan emosional daripada taktis.
Bintang Selecao itu kembali beraksi di bawah asuhan manajer Carlo Ancelotti saat timnya meraih kemenangan telak 3-0 atas Skotlandia di Hard Rock Stadium, Miami. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-30 babak kedua, mengakhiri masa absen selama 981 hari akibat cedera lutut serius yang dialaminya pada Oktober 2023. Meskipun kembali dengan penuh harapan, penampilannya menuai kritik dari analis, terutama terkait kebugarannya.
Burley, dalam wawancara di ESPN, berkomentar, “Lihat saja saat Neymar masuk lapangan, ada antusiasme besar di antara penonton dan saya yakin di Brasil pun begitu…” kata Burley, analis sepak bola. Namun, dia menambahkan, “Tapi, wah, menurutku kalau kamu adalah Joao Pedro atau satu atau dua pemain lain yang tidak masuk skuad, kamu pasti berpikir ini hanyalah pilihan yang didasari sentimen.”
Dia lebih jauh mengungkapkan, “Jadi, jika harus mengandalkan dia di tahap-tahap akhir turnamen, itu akan menjadi pertanyaan besar.” Burley menggarisbawahi fakta bahwa Neymar terlihat lamban dan tidak mampu mengikuti irama permainan, “Dia bahkan kesulitan saat masuk sebagai pemain pengganti melawan tim Skotlandia.”
Air mata mengalir usai pertandingan ketika Neymar merasakan beban emosional dari perjalanan rehabilitasinya yang panjang. “Jantungku berdebar kencang, sangat gugup… tapi senang! Bangga, semuanya berjalan lancar…” kata Neymar, mengekspresikan perasaannya setelah absen selama hampir tiga tahun dari tim nasional.
Brasil kini berhasil lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup C, dengan semangat tim yang tetap tinggi. Mereka dijadwalkan akan menghadapi Jepang pada 29 Juni, yang akan menjadi ujian taktis bagi tim asuhan Ancelotti. Pertanyaan mengenai apakah Neymar akan terus diturunkan atau digantikan oleh penyerang muda lain tetap menggantung.
Reaksi dari pengamat bola lokal, Denny Sumargo, mencerminkan harapan dan kekhawatiran. “Kembalinya Neymar sangat dinantikan, namun performanya yang belum konsisten menjadi perhatian. Penting bagi Brasil untuk menilai kondisi fisik dan taktisnya untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih sulit,” ujar Denny.





