Politik

Calon Manajer Kopdes Harus Dilatih Kelola Koperasi dengan Baik

Jakarta, Maret.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai NasDem, Saadiah Uluputty, mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas penyelenggaraan pelatihan yang mengakibatkan insiden tragis dengan hilangnya nyawa peserta.

Ia menegaskan bahwa pola pelatihan ini tidak sesuai untuk warga sipil dan perlu dievaluasi secara mendalam. “Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga para korban. Peristiwa ini harus diinvestigasi secara menyeluruh dan menjadi bahan evaluasi total agar tidak kembali memakan korban,” ujar Saadiah dalam keterangan persnya, Minggu, 28 Juni 2026.

Saadiah juga menilai bahwa penyelenggara pelatihan harus memberikan klarifikasi mengenai proses seleksi kesehatan peserta sebelum mengikuti latihan fisik yang berat. Menurutnya, kehadiran peserta perempuan dengan kondisi fisik rentan menunjukkan pentingnya pemeriksaan kesehatan dan penilaian risiko sebelum kegiatan dilaksanakan.

“Jika benar terdapat kelalaian dalam memperhitungkan kondisi fisik peserta, maka hal itu harus diusut secara transparan dan seluruh pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.

Saadiah menyatakan bahwa dugaan kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga sipil tidak dapat dipandang sebagai persoalan administratif semata. “Peristiwa ini berpotensi menjadi persoalan hak asasi manusia apabila terbukti ada pengabaian terhadap aspek keselamatan peserta. Negara wajib memastikan setiap program dilaksanakan dengan menghormati hak hidup dan keamanan warga negara,” sambungnya.

Lebih lanjut, Saadiah meminta pemerintah untuk menghentikan pelatihan berbasis militer bagi calon manajer koperasi hingga evaluasi dan investigasi selesai dilakukan. “Pelatihan berbasis militer terhadap calon manajer koperasi sebaiknya dihentikan. Pembinaan harus diarahkan pada peningkatan kapasitas manajemen koperasi, tata kelola usaha, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai tujuan pembentukan koperasi itu sendiri,” tutup Saadiah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button