Menbud: Budaya Daerah Perkuat Edukasi Keamanan Pangan Nasional

Jakarta, Maret.id — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya pemanfaatan bahasa dan kesenian daerah dalam edukasi keamanan pangan sebagai langkah strategis. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta melestarikan kearifan budaya lokal.
Fadli menyampaikan bahwa pesan mengenai keamanan pangan akan lebih mudah dipahami jika disampaikan melalui bahasa daerah, seni pertunjukan, tradisi lisan, dan cerita rakyat. “Pangan lokal tidak hanya berfungsi sebagai sumber gizi, tetapi juga merupakan bagian dari ekspresi budaya yang hidup di masyarakat adat di berbagai daerah di Indonesia,” kata Fadli dalam acara peringatan World Food Safety Day 2026 di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Fadli menggarisbawahi bahwa keamanan pangan menjadi aspek penting yang harus terus diperkuat. Ia menilai pemanfaatan budaya sebagai media edukasi efektif dalam membangun kesadaran akan pentingnya pangan lokal yang aman dikonsumsi. “Kebudayaan merupakan kekuatan sosial yang mampu menggerakkan perubahan perilaku masyarakat. Pelibatan unsur budaya dalam edukasi keamanan pangan merupakan langkah yang sangat tepat,” ujarnya.
Menteri Kebudayaan ini juga mengapresiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menginisiasi Gerakan Kampanye 1.000 Kader untuk Pangan Aman dengan Bahasa Daerah. Ia berharap kader tersebut dapat menjadi agen perubahan untuk menyampaikan pesan keamanan pangan sesuai karakter budaya di daerah masing-masing.
Menurut Fadli, program tersebut merupakan implementasi kerja sama antara Kementerian Kebudayaan dan BPOM. Ia berharap kolaborasi seperti ini terus dikembangkan untuk meningkatkan keberagaman budaya dan memperkuat promosi pangan lokal. “Ini merupakan wujud bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pembangunan kesehatan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup bangsa,” ujarnya.
Fadli mengajak pemerintah pusat dan daerah, lembaga pendidikan, komunitas budaya, tokoh adat, tokoh agama, media massa, serta generasi muda untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun budaya keamanan pangan di Indonesia.



