Kementerian PU Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Aceh

Bireuen, Maret.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Indonesia telah mempercepat perbaikan Jembatan Bailey di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh petugas demi keselamatan bersama.
Perbaikan Jembatan untuk Konektivitas yang Lebih Baik
Dalam pernyataan resmi, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kemantapan dan konektivitas jalan nasional di Aceh. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek infrastruktur.
Jembatan Bailey mengalami kerusakan yang cukup signifikan, di mana 20 keping pelat besi harus diganti, termasuk beberapa pelat yang patah akibat kendaraan yang melebihi kapasitas muatan. Proses penggantian pelat ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi jembatan agar aman dilalui.
Rekayasa Lalu Lintas untuk Menjamin Keselamatan
Selama perbaikan, rekayasa lalu lintas diterapkan di ruas Jalan Nasional Medan-Banda Aceh. Langkah ini diambil demi menjamin keselamatan pengendara serta kelancaran proses perbaikan. Pengguna jalan diharapkan mengikuti rambu-rambu dan arahan petugas agar tidak terjadi kemacetan yang berkepanjangan.
Pekerjaan perbaikan jembatan dimulai pada Minggu, 28 Juni 2026, dan diperkirakan akan memakan waktu antara enam hingga sembilan jam. Sementara itu, arus lalu lintas dialihkan melalui Jembatan Bailey Awe Geutah yang berada di Kecamatan Peusangan Selatan.
Progres Pekerjaan dan Dukungan Masyarakat
Hingga pukul 20.00 WIB pada hari yang sama, progres perbaikan telah mencapai 71,1 persen, menurut laporan tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh. Tim ini bekerja keras untuk mempercepat proses perbaikan, dengan mengutamakan keselamatan serta kualitas konstruksi.
Kementerian PU telah mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap batas dimensi dan muatan kendaraan. Kendaraan yang over-dimensi dan over-load (ODOL) berpotensi merusak infrastruktur dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Kementerian PU juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses perbaikan Jembatan Bailey Kutablang. Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan arus lalu lintas segera kembali normal, aman, dan lancar. Upaya ini menunjukkan betapa pentingnya infrastruktur yang baik untuk mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Aceh.
