Olahraga

Vinícius lewati situasi berbahaya dan VAR picu kemarahan Brasil

Jakarta, Maret.id — Wasit asal Italia, Maurizio Mariani, mendapat sorotan tajam setelah tidak mengeluarkan kartu merah kepada pemain tim nasional Jepang dalam pertandingan melawan Brasil. Pertandingan tersebut berlangsung pada Senin malam di Stadion Houston dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Jaringan “Archivo VAR” dari Spanyol mengungkapkan bahwa teknologi Video Assistant Referee (VAR) tidak berfungsi meski terjadi insiden yang seharusnya memicu pengusiran langsung. “Kaishu Sano menancapkan paku sepatunya ke bagian dalam pergelangan kaki Vinícius Júnior, yang menyebabkan pergelangan kaki tersebut terkilir dengan keras. Aksi ini layak mendapat kartu merah langsung, karena jelas-jelas membahayakan keselamatan fisik pemain Brasil tersebut,” kata pernyataan dari jaringan tersebut.

Timnas Jepang memanfaatkan momen tersebut dengan membuka skor pada menit ke-29 berkat gol dari Kaishu Sano. Dalam aksi individu yang mengesankan, Sano mengelabui Casemiro sebelum melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang mendarat di sudut kanan gawang Alisson Becker.

Meskipun tertinggal, timnas Brasil tidak tinggal diam. Mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-56 setelah Casemiro menerima umpan silang akurat dari sisi kiri. Dengan tendangan kerasnya, Casemiro berhasil mencetak gol penyama kedudukan.

“Permainan hari ini menunjukkan betapa berharganya setiap keputusan wasit,” kata seorang penggemar sepak bola lokal, Andi, mengomentari situasi VAR yang dianggap merugikan. “Kami berharap untuk melihat lebih banyak perbaikan di sistem VAR untuk keadilan dalam pertandingan.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button