Keputusan Ancelotti Bangkitkan Kenangan Pahit Brasil di Jepang

Jakarta, Maret.id — Tim nasional Brasil kembali menghadapi momen memilukan saat mencatat sejarah sebagai tim dengan susunan pemain inti tertua yang berlaga di pertandingan sistem gugur Piala Dunia sejak perempat final 2006.
Data yang dikeluarkan oleh Squawka menunjukkan bahwa rata-rata usia para pemain Brasil yang menjadi starter pada babak 32 besar melawan Jepang adalah 29 tahun dan 245 hari. Angka ini mengingatkan kembali pada kekalahan mereka melawan Prancis dua dekade lalu.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menampilkan formasi berikut dalam pertandingan tersebut: Alisson – Danilo – Gabriel – Marquinhos – Douglas – Jemari – Casemiro – Paqueta – Ryan – Cunha – Vinicius Junior.
Sumber yang sama mencatat bahwa rata-rata usia skuad Brasil saat menghadapi Prancis di tahun 2006 adalah 30 tahun dan 31 hari. Saat itu, Brasil takluk dari Prancis di perempat final Piala Dunia Jerman.
Pada pertandingan tersebut, Brasil memainkan susunan inti yang terdiri dari: Kiper Dida, di belakangnya ada Cafu, Lucio, Juan, dan Roberto Carlos. Sementara itu, di lini tengah ada Juninho Pernambucano, Gilberto Silva, dan Zé Roberto, menyokong trio penyerang Kaká, Ronaldinho, dan Ronaldo.
Reaksi dari penggemar sepak bola di Indonesia terkait performa Brasil sangat variatif. “Melihat Brasil seperti ini mengingatkan saya pada masa kejayaan mereka. Semoga mereka bisa kembali bangkit,” kata Andi, seorang penggemar setia sepak bola.





