Gaya Hidup

LPDP Bidik 80% Beasiswa Buat STEM dan Industri Strategis!

Jakarta, Maret.id — Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menetapkan target baru untuk alokasi beasiswa 2026 dengan fokus kuat pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) serta industri strategis nasional guna memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Target dan Rincian Proporsi

Direktur Utama LPDP Yon Arsal menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan minimal 80 persen kuota beasiswa 2026 diarahkan ke program STEM dan STEM-related untuk memenuhi kebutuhan transformasi industri berbasis teknologi.
Yon menjelaskan bahwa peningkatan fokus ini merupakan kelanjutan dari tren yang sudah terlihat pada 2025, ketika alokasi STEM berkisar 66-69 persen dan naik menjadi 74 persen pada awal 2026.

Alokasi Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Sebanyak 20 persen kuota beasiswa tetap disisihkan untuk bidang SHARE (sosial, humaniora, agama, pendidikan) yang mendukung pembangunan manusia berkelanjutan.
LPDP menegaskan komitmen pada pemerataan akses pendidikan dengan mempertahankan jalur afirmasi khusus untuk putra-putri dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Relaksasi Persyaratan dan Perluasan Akses

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengungkapkan sejumlah relaksasi persyaratan seleksi Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 untuk memperluas akses masyarakat terhadap program tersebut.
Perubahan mencakup pelonggaran kewajiban sertifikat bahasa Inggris bagi pelamar luar negeri yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, serta penambahan opsi sertifikat dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri bagi yang belum memiliki LoA.

Ragam Opsi Sertifikasi Bahasa dan Penyesuaian Skor

LPDP menambah pilihan sertifikat bahasa Inggris yang bisa diajukan, termasuk penggunaan Duolingo untuk tujuan studi luar negeri dan TOEP untuk tujuan dalam negeri, selain sertifikat institusi.
Selain itu, LPDP menurunkan skor minimal untuk peserta program Doctor by Research Talenta Riset Nasional sebagai bagian dari upaya membuka peluang bagi peneliti muda.

Perluasan Tujuan Studi dan Fokus pada Kampus STEM

Untuk mendukung target strategis, LPDP memperluas daftar tujuan studi internasional dan domestik menjadi 31 universitas, termasuk penambahan 14 kampus khusus program studi STEM.
Langkah ini diharapkan memperkuat link-and-match antara output pendidikan tinggi dan kebutuhan industri strategis nasional.

LPDP menyatakan kebijakan baru ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membentuk talenta yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan akselerasi transformasi ekonomi Indonesia.
Dengan kombinasi alokasi anggaran, relaksasi persyaratan, dan perluasan tujuan studi, lembaga berharap lulusan beasiswa dapat memberikan kontribusi nyata pada pengembangan industri berbasis teknologi dan keberlanjutan nasional.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button