Olahraga

Matheus Cunha ejek bintang Jepang soal kemampuan Neymar

Jakarta, Maret.id — Brasil berhasil melakukan comeback dramatis dengan mengalahkan Jepang 2-1 di babak 32 besar Piala Dunia. Kaishu Sano mencetak gol pembuka untuk Jepang pada menit ke-30, memberikan tekanan besar pada tim Brasil yang diasuh Carlo Ancelotti di Houston.

Selecao menunjukkan permainan yang lebih baik setelah jeda. Casemiro menyamakan kedudukan pada menit ke-56 sebelum Gabriel Martinelli memastikan kemenangan timnya dengan gol pada menit ke-96, yang tercipta setelah tendangannya membentur tiang dan masuk ke gawang.

Setelah peluit akhir, Matheus Cunha mendekati penyerang Jepang, Kento Shiogai, menyusul komentar prapertandingan Shiogai yang mempertanyakan status Brasil di kancah sepak bola. “Lima Piala Dunia… kau kecil!” kata Cunha, menanggapi pernyataan Shiogai yang menyebutkan Brasil tidak lagi dihormati seperti dulu.

Sebelum pertandingan, Shiogai menyatakan, “Saya jarang mendengar kabar tentang Brasil akhir-akhir ini. Dulu Brasil adalah tim raksasa, tapi kini hanya Prancis dan Argentina yang kuat.” Ucapan ini kemudian direspons oleh Ancelotti sebagai “permainan psikologis”, yang tampaknya justru memotivasi skuad Brasil.

Ancelotti memuji semangat juang anak asuhnya. Ia menekankan pentingnya kontribusi para pemain cadangan dalam mencetak gol dan mengubah jalannya permainan. “Fakta bahwa kami pantas menang sangatlah penting,” ujarnya setelah pertandingan.

Kini, Brasil siap menghadapi babak 16 besar dengan meningkatnya kepercayaan diri setelah membalikkan keadaan. Mereka akan melawan Pantai Gading atau Norwegia pada pertandingan selanjutnya di babak gugur.

Reaksi positif datang dari penggemar sepak bola tanah air, yang merasa bangga melihat Brasil masih mampu menunjukkan permainan yang mengesankan meski sempat tertekan. “Semoga Brasil terus melaju dan meraih kesuksesan di turnamen ini,” ujar Andi, penggemar berat sepak bola di Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button