Pemain Baru Newcastle Diusir Berdasarkan Aturan Vinícius

Jakarta, Maret.id — Piero Hinkapi, bek tim nasional Ekuador, menerima kartu merah langsung pada pertandingan melawan Meksiko di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Ekuador kalah 0-2 dan terpaksa mengakhiri langkah mereka dalam turnamen ini.
Kartu merah diberikan kepada Hinkapi pada masa tambahan waktu setelah ia terlibat konfrontasi dengan penyerang Meksiko, Santiago Jiménez. Insiden itu terjadi saat Hinkapi berbicara sambil menutup mulut, yang memicu Jiménez melaporkan kepada wasit asal Slovenia, Slavko Vintic.
Wasit kemudian memeriksa rekaman melalui teknologi Video Assistant Referee (VAR) dan memutuskan untuk mengeluarkan Hinkapi. Dengan demikian, ia menjadi pemain kedua yang mendapatkan kartu merah akibat pelanggaran terhadap peraturan baru FIFA.
Aturan baru ini, yang dikenal sebagai “Aturan Vinícius,” diperkenalkan sebagai respons terhadap insiden di mana Vinícius Júnior, bintang Real Madrid, melaporkan perlakuan rasis. Sebelumnya, pemain Paraguay, Miguel Almirón, juga mendapat sanksi serupa dalam pertandingan melawan Turki setelah terlibat insiden yang sama.
Almirón dijatuhi skorsing satu pertandingan, membuatnya absen saat Paraguay berhadapan dengan Australia. Meskipun ia kembali saat melawan Jerman dan memimpin timnya meraih kemenangan melalui adu penalti.
Untuk Hinkapi, sanksi ini tidak akan berpengaruh lebih jauh, mengingat tim nasional Ekuador sudah tersingkir dari Piala Dunia 2026. Kemenangan Meksiko secara resmi mengakhiri perjalanan mereka di turnamen bergengsi ini.
“Saya sangat kecewa dengan hasil ini, tetapi ini adalah bagian dari permainan.” kata seorang penggemar Ekuador di Jakarta. “Kami berharap tim kami dapat belajar dari pengalaman ini untuk kompetisi mendatang.”





