Dunia

Trump Raup $1,4 Miliar dari Kripto, Memanas Pasar dan Ketegangan Global!

Jakarta, Maret.id — Dokumen pengungkapan keuangan terbaru yang dirilis Kantor Etika Pemerintah AS menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperoleh pendapatan besar dari usaha kripto selama masa jabatannya saat ini. Laporan tersebut memicu perdebatan tentang aliran pendapatan presiden dan potensi benturan kepentingan antara kebijakan publik dan kepentingan pribadi.

Ringkasan temuan utama

Berkas setebal 927 halaman yang dirilis pada akhir Juni 2026 mencatat pendapatan kripto Trump yang diperkirakan melebihi 1,4 miliar dolar AS pada tahun sebelumnya. Pendapatan terbesar tercatat sebagai royalti sekitar 635 juta dolar AS dari perjanjian lisensi dengan Celebration Coins yang terkait token meme $TRUMP.

Token meme $TRUMP dilaporkan diluncurkan jelang pelantikan presiden pada Januari 2025 dan sempat mengalami lonjakan nilai pasar ke miliaran dolar sebelum kemudian anjlok. Nilai token tersebut dilaporkan merosot lebih dari 95 persen dari puncaknya, sehingga banyak investor yang masuk terlambat menghadapi kerugian besar.

Rincian pendapatan dan kepemilikan aset

Dokumen yang sama juga mencatat lebih dari 525 juta dolar AS berasal dari World Liberty Financial, perusahaan kripto yang didirikan bersama anak-anak dan beberapa mitra bisnis. Selain itu tercatat sekitar 65 juta dolar AS dari penjualan saham dan hampir 197 juta dolar AS sebagai hasil bersih transaksi stablecoin.

Pengungkapan menyebutkan kepemilikan kripto berupa bitcoin yang dikategorikan “lebih dari 50 juta dolar” serta Ethereum dalam rentang sekitar 5 juta hingga 25 juta dolar, namun aturan pelaporan memungkinkan nilai aset dilaporkan dalam rentang luas. Karena kategori nilai yang umum digunakan, dokumen tidak selalu memperlihatkan angka presisi total kekayaan pemilik jabatan publik.

Dampak kebijakan dan kekhawatiran etika

Para pengkritik menyoroti bahwa pendapatan kripto tersebut menimbulkan pertanyaan etika, terutama karena ada kebijakan pemerintahan yang dinilai menguntungkan industri kripto. Kekhawatiran bertambah karena presiden tidak melepaskan kepemilikan komersialnya atau menempatkan aset ke dalam perwalian buta saat kembali menjabat.

Gedung Putih membantah adanya benturan kepentingan dan mengatakan bahwa kebijakan yang diambil justru memposisikan Amerika Serikat sebagai pusat kripto global. Pernyataan resmi dari juru bicara Gedung Putih menegaskan bahwa klaim tentang konflik kepentingan adalah narasi yang keliru dan telah ditangani sesuai aturan yang berlaku.

Beberapa pengamat hukum dan etika menilai perlunya pengawasan lebih ketat terkait pejabat publik yang memiliki keterlibatan finansial langsung dalam industri yang diatur oleh kebijakan pemerintah. Permintaan untuk transparansi tambahan dan klarifikasi mekanisme perlindungan konflik kepentingan kemungkinan akan meningkat seiring publikasi laporan ini.

Pengaruh terhadap bisnis keluarga dan pendapatan lain

Selain Presiden, Ibu Negara Melania Trump juga dilaporkan memperoleh pendapatan jutaan dolar dari perjanjian lisensi, termasuk terkait film dokumenter dan penjualan NFT serta barang koleksi. Berkas pengungkapan menyoroti berbagai aliran pendapatan lisensi dan merek yang mencakup produk seperti jam tangan, sepatu, parfum, dan buku.

Laporan juga menyebutkan klaim penyelesaian hukum dan tuntutan yang melibatkan beberapa perusahaan besar yang berpotensi memengaruhi nilai dan arus kas keluarga tersebut. Sektor properti tradisional milik Trump, seperti Trump National Doral dan Mar-a-Lago, tetap melaporkan pendapatan signifikan meskipun tidak sebesar aliran dari kripto.

Kesimpulannya, dokumen pengungkapan ini memicu perdebatan publik soal batas antara kepentingan pribadi pejabat dan kebijakan publik. Pengawas etika dan penegak hukum diminta memantau implikasi lebih lanjut dari keterkaitan bisnis kripto dan pembuatan kebijakan pemerintah.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button