Kemenhub Dukung GSPI ASRI Tingkatkan Efisiensi Logistik Pangan

Jakarta, Maret.id — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung percepatan transformasi pelabuhan melalui program ‘Green and Smart Port Initiatives’ (GSPI) ASRI 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi logistik, kelancaran distribusi pangan, serta ketahanan pasokan nasional.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menegaskan komitmennya dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PT IDSurvey. Kolaborasi ini akan memperkuat peran pelabuhan sebagai pusat distribusi logistik antardaerah.
Pentingnya penguatan pelabuhan dianggap sebagai langkah untuk menjaga kelancaran arus pangan di seluruh wilayah Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional.
Program GSPI ASRI 2026 mengusung tema ‘Hijau Hari Ini, Cerdas Esok Hari, Ketahanan Pangan Selamanya’. Tema ini mendorong pengelola pelabuhan untuk menerapkan praktik ramah lingkungan, efisiensi operasional, dan digitalisasi layanan.
“Kementerian Perhubungan mendukung penuh kegiatan ini karena sekaligus untuk menunjukkan image baru bahwa pelabuhan adalah tempat yang ‘ASRI’. Di sisi lain, keterlibatan Ditjen Perhubungan Laut sebagai asesor juga bertujuan untuk mendorong para operator pelabuhan,” ucap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud dalam konferensi pers mengenai GSPI ASRI di Jakarta, Rabu (1/7).
Penilaian GSPI ASRI tidak hanya berfokus pada kepatuhan kepada regulasi, tetapi juga mendorong pengelola pelabuhan untuk menerapkan standar yang lebih tinggi. Asesmen ini menggunakan pedoman Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 dengan komposisi penilaian 80 persen untuk Green Port dan 20 persen untuk Smart Port.
Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, Tatang Yuliono, menekankan pentingnya transformasi pelabuhan. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian fundamental untuk memperkuat ekosistem logistik nasional secara keseluruhan.
Operating Officer PT IDSurvey, David Sidjabat, menambahkan bahwa GSPI mencerminkan komitmen terhadap agenda transformasi nasional. Komitmen ini sejalan dengan pelaksanaan sertifikasi yang berfokus pada prinsip keberlanjutan.
Inisiatif Green and Smart Port ASRI juga menjadi bentuk apresiasi bagi pelabuhan yang mengikuti asesmen. Apresiasi ini diberikan kepada pelabuhan yang menunjukkan komitmen dalam menerapkan keberlanjutan dan digitalisasi.
Program ini diselenggarakan oleh Kemenko Pangan bersama IDSurvey untuk mewujudkan pelabuhan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. GSPI ASRI mendukung Sistem Logistik Nasional, pembangunan berkelanjutan, dan ketahanan pangan Indonesia.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur bagi pelabuhan lain dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan. Pengelola pelabuhan didorong untuk terus mengembangkan layanan digital dan pengelolaan operasional yang lebih baik.



