Nasional

Kepala BPOM Diskusikan Strategi Inovatif dengan PANRB

Jakarta, Maret.id — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar meminta bantuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk memperkuat layanan publik BPOM di daerah. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) setempat.

Audiensi membahas dukungan BPOM terhadap kebijakan prioritas Presiden serta penguatan layanan publik melalui MPP. BPOM menggarisbawahi pentingnya isu sumber daya manusia, penataan organisasi, dan pelayanan unit pelaksana.

“BPOM terus mendukung kebijakan prioritas Presiden. Isu strategis terkait sumber daya manusia, penataan organisasi, dan layanan unit pelaksana BPOM pada Mal Pelayanan Publik,” ujar Taruna Ikrar dalam pertemuan tersebut.

Taruna memaparkan peran BPOM dalam mendukung kebijakan prioritas, termasuk tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BPOM juga berpartisipasi dalam pengembangan Program Koperasi Desa Merah Putih dan layanan Apotek Desa.

Kerja sama tersebut melibatkan pengembangan sistem informasi dan perbantuan pada jabatan fungsional pengelola pengadaan barang dan jasa. Hingga Juni 2026, BPOM telah menyediakan layanan di 141 MPP, yang merupakan 45,04 persen dari total 313 MPP yang telah diresmikan.

Inovasi SMART LAURA dikembangkan oleh Balai Besar POM Palangka Raya untuk meningkatkan layanan publik. Sistem ini menggunakan Doorbell dan CCTV sebagai sarana komunikasi dua arah bagi masyarakat.

Balai Besar POM Banda Aceh juga telah mereplikasi SMART LAURA di Kabupaten Langsa. “Inovasi ini tetap berfungsi selama bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Taruna.

BPOM meminta dukungan Kementerian PANRB untuk memperkuat kerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di seluruh daerah. Permohonan ini merupakan tindak lanjut dari MoU pelayanan publik pada MPP.

Taruna menjelaskan bahwa koordinasi dengan DPMPTSP terhambat oleh keterbatasan loket layanan di MPP. BPOM akan mengembangkan inovasi untuk mempercepat pelayanan publik.

Menteri PANRB Rini Widyantini memberikan apresiasi terhadap usaha BPOM dalam meningkatkan kualitas layanan publik. “Kami menghargai kinerja BPOM dalam mengimplementasikan MoU. Pelayanan publik BPOM akan semakin baik dan memudahkan masyarakat,” ulang Rini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button