Lokal

Jumlah Pengguna LRT Jabodebek Capai 16 Juta di Semester I 2026

Jakarta, Maret.id — Moda transportasi LRT Jabodebek mencatatkan jumlah pengguna yang signifikan, dengan total 16.018.911 penumpang selama Semester I 2026. Ini merupakan peningkatan 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang menunjukkan tren positif dalam penggunaan transportasi publik di Jakarta dan sekitarnya.

Pertumbuhan Pesat Jumlah Penumpang

Lonjakan jumlah penumpang LRT Jabodebek ini setara dengan tambahan 2.978.508 orang, dari total 13.040.403 penumpang pada semester pertama tahun lalu. Rata-rata pengguna harian pada hari kerja mencapai 115.095 orang, meningkat 22 persen dibandingkan rata-rata sebelumnya yang hanya 94.553 pengguna.

Tak hanya hari kerja, pengguna LRT pada akhir pekan juga menunjukkan peningkatan. Data mencatat bahwa pada tahun ini, rata-rata pengguna di akhir pekan mencapai 45.516 orang, naik dari 40.436 pengguna pada periode yang sama tahun lalu. Angka ini menandakan bahwa masyarakat semakin beralih ke moda transportasi massal.

Stasiun Tersibuk di Jabodebek

Berdasarkan laporan yang dirilis pada Jumat, 3 Juli 2026, Stasiun Dukuh Atas mencatatkan volume pengguna tertinggi di antara semua stasiun, diikuti Harjamukti, Kuningan, Cikoko, dan Pancoran. Dalam minggu Juni 2026, total pengguna LRT Jabodebek mencapai 2.807.055 dengan rata-rata harian hari kerja mencapai 115.106 orang. Pada akhir pekan, rata-rata pengguna tercatat sebanyak 50.494 orang.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengungkapkan bahwa pertumbuhan pengguna ini menunjukkan pentingnya LRT dalam menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat bisnis. “Lebih dari 115 ribu masyarakat menggunakan LRT Jabodebek setiap hari kerja. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memilih transportasi publik karena menawarkan perjalanan yang lebih pasti dan terintegrasi,” ujarnya.

Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan

Radhitya juga menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang didorong oleh berbagai upaya untuk memperbaiki layanan. LRT Jabodebek berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. KAI, sebagai operator, terus melakukan penyesuaian layanan, terutama pada jam sibuk, untuk menjaga keandalan operasional dan memastikan perjalanan tepat waktu.

Melalui optimalisasi frekuensi perjalanan, KAI berharap masyarakat dapat memiliki lebih banyak pilihan transportasi yang nyaman dan efisien untuk aktivitas sehari-hari. Seorang pengguna setia, Anti, juga memberikan tanggapannya. Ia mengungkapkan rasa puasnya terhadap LRT Jabodebek karena menawarkan kenyamanan, keamanan, dan kepastian waktu.

“Saya pikir LRT Jabodebek saat ini menjadi salah satu moda transportasi pilihan terbaik warga Jakarta dan sekitarnya. Kenyamanan, keamanan, dan tepat waktu, menjadi andalan ke tempat tujuan,” kata Anti.

Peningkatan ini tidak hanya menguntungkan pengguna, tetapi juga menjadi pendorong dalam mengurangi kemacetan di Jakarta. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke transportasi publik, diharapkan kota ini bisa lebih tertata dan nyaman untuk ditinggali.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button