Politik

Doding Rahmadi: Pemkab Kreatif Dongkrak PAD demi Aspirasi Warga

Jakarta, Maret.id — Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menghambat pembangunan. Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk lebih kreatif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) agar harapan masyarakat dapat terealisasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Doding saat memulai reses masa sidang III Tahun 2026 di Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, pada Minggu (5/7/2026). Dalam kesempatan itu, berbagai aspirasi warga disampaikan, termasuk pembangunan jalan, irigasi, dan penguatan ekonomi.

Doding menekankan bahwa semua masukan yang diperoleh selama reses akan dibawa ke forum resmi DPRD dan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk ditindaklanjuti. “Kami berpesan kepada teman-teman dari PDI Perjuangan untuk mengawal dan meneruskan aspirasi dari masyarakat. Karena ini sudah menjadi kewajiban sebagai wakil rakyat,” tuturnya.

Sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding mengakui adanya tekanan pada ruang fiskal daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran. Situasi ini berpotensi membuat sejumlah program pembangunan tidak dapat dilaksanakan sesuai rencana.

Meskipun demikian, Doding bertekad DPRD akan mendorong eksekutif untuk menemukan terobosan dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah, salah satunya melalui optimalisasi PAD. “Dewan akan terus mendorong eksekutif untuk kreatif dalam menggaet pundi-pundi keuangan. Caranya dengan menggenjot pendapatan asli daerah atau PAD,” ujarnya.

Doding juga mengingatkan semua kader PDI Perjuangan yang duduk di DPRD untuk tidak hanya hadir di tengah masyarakat saat masa reses. Menurutnya, wakil rakyat harus terus membuka ruang komunikasi dengan warga untuk menyerap berbagai persoalan yang muncul. “Ini sesuai dengan target untuk tetap membela wong cilik,” kata Doding.

Ia menjelaskan, reses merupakan kewajiban anggota DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Aspirasi tersebut kemudian menjadi bahan diskusi dalam forum-forum resmi DPRD sebelum disampaikan kepada pemerintah daerah.

PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memiliki 13 anggota DPRD dari total 45 kursi. Selama masa reses kali ini, para legislator turun langsung ke daerah pemilihannya untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat, mulai dari isu infrastruktur hingga penguatan ekonomi daerah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button