Hijrah dan Jihad Perkuat Kemenangan Umat Islam di Indonesia

Jakarta, Maret.id — Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin, memberikan pernyataan penting dalam Tabligh Akbar Wisata Dakwah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Cilacap di Alun-Alun Wanareja, Cilacap.
Acara ini dihadiri sekitar 7.000 jemaah, mayoritas merupakan warga Aisyiyah. Din menjelaskan bahwa Al-Quran menekankan tiga syarat utama untuk mencapai kemenangan: iman, hijrah, dan jihad.
“Hijrah merupakan perubahan alam pikiran atau mindset dari kemunduran menuju kemajuan,” tegas Din. Ia menggarisbawahi bahwa mindset yang berkemunduran yang dialami sebagian umat Islam hari ini bertolak belakang dengan pesan Islam untuk bangkit dan meraih keunggulan.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menekankan bahwa Islam mendorong umatnya untuk bertransisi dari kemalasan menuju kerja keras, dari kebodohan menuju kecerdasan, serta dari kemiskinan menuju kesejahteraan.
Setelah membangun semangat hijrah, umat Islam, sambung Din, harus melanjutkan dengan jihad yang berarti mengerahkan segala kemampuan untuk mencapai tujuan mulia. “Jika umat Islam mengamalkan prinsip hijrah, dilanjutkan dengan jihad untuk tujuan mulia, maka Allah SWT akan menganugerahi umat Islam dengan derajat agung,” imbuhnya.
Din juga menekankan pentingnya pesan Tahun Baru Hijriah agar umat Islam di Indonesia unggul tidak hanya dalam jumlah, tetapi juga dalam kualitas dan daya saing. Ia memberikan apresiasi kepada Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam yang secara konsisten memberdayakan masyarakat.
“Aisyiyah telah memberikan kontribusi besar melalui berbagai amal usaha di bidang kesehatan, sosial, dan pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi,” kata Din. Ia menambahkan bahwa Aisyiyah adalah satu-satunya organisasi perempuan umat Islam yang berhasil menyelenggarakan banyak amal usaha di bidang kesehatan, sosial, dan pendidikan.
“Aisyiyah telah mendirikan tiga Universitas Aisyiyah di Yogyakarta, Surakarta, dan Bandung,” tutup Din.





