Dasco Bantah Isu PHK 1.250 Karyawan Tokopedia

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar mengenai 1.250 karyawan Tokopedia yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah akuisisi oleh TikTok Group.
Dasco menyatakan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan penjelasan manajemen TikTok dalam rapat bersama DPR. Menurutnya, sejauh ini jumlah pekerja yang mengambil kompensasi baru berkisar 200 orang. “Enggak, enggak begitu. Jadi yang ngambil kompensasi itu baru sekitar 200-an aja,” kata Dasco kepada wartawan setelah pertemuan dengan perwakilan TikTok.
DPR memanggil pihak TikTok dari China dan Indonesia untuk menjelaskan isu restrukturisasi di Tokopedia pasca akuisisi. Proses penataan organisasi yang dilakukan perusahaan berdampak pada sebagian karyawan, tetapi tidak semuanya berujung pada PHK. Sejumlah pekerja mendapatkan kesempatan untuk bergabung ke unit usaha lain di bawah naungan TikTok Group.
“Tadi itu pihak TikTok-nya kita panggil dari TikTok China maupun TikTok Indonesia. Tokopedia itu kan diakuisisi oleh TikTok Group yang juga banyak lini usaha. Dalam usaha penataan itu memang sudah ada yang mengambil kompensasi karena jumlahnya besar, lalu bekerja di tempat lain,” ujar Dasco.
Selain karyawan yang memilih mengambil kompensasi, terdapat pula pekerja yang telah ditempatkan kembali pada perusahaan lain dalam jaringan bisnis TikTok. Meski begitu, Dasco belum merinci jumlah pasti pekerja yang telah dialihkan ke unit usaha lain tersebut. “Yang sudah disalurkan, tadi saya belum tepat angkanya berapa, yang bekerja di tempat lain juga sudah ada beberapa,” kata Dasco.





