Dunia

Lewat Video Megawati Sampaikan Duka atas Khamenei, Memanas Hubungan, Risiko Ekonomi!

Jakarta, Maret.id — Presiden kelima Republik Indonesia dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Pernyataan duka tersebut disampaikan melalui sebuah video yang dikirimkan kepada Kedutaan Besar Iran di Jakarta dan kemudian ditayangkan di media resmi Iran.

Pesan Duka Resmi

Dalam rekaman yang dipublikasikan, Megawati menyebut kepergian Khamenei sebagai kehilangan besar bagi rakyat Iran dan bagi mereka yang mengedepankan keadilan serta kemanusiaan di seluruh dunia. Ia menilai duka tersebut turut mengguncang hati banyak orang yang mencintai kedaulatan bangsa dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kenangan Pertemuan 2004

Megawati mengenang pertemuan resmi pada 2004 ketika ia masih menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dan bertatap muka langsung dengan Khamenei di Teheran, serta merasakan karisma dan keteguhan prinsip almarhum. Ia menggambarkan Khamenei sebagai ulama yang lembut namun teguh, serta negarawan yang peka terhadap derita bangsanya.

Megawati menegaskan bahwa Khamenei bukan sekadar tokoh politik atau agama, melainkan seorang patriot yang mempunyai semangat perjuangan yang menurutnya sejalan dengan gagasan Proklamator Soekarno. Ia mengatakan melihat gema perjuangan Bung Karno dalam diri Khamenei, termasuk komitmen terhadap kedaulatan dan keadilan sosial.

Pancasila dan Semangat Bandung

Dalam pesannya, Megawati menyebut bahwa Khamenei pernah mengenal dan mengagumi Pancasila serta semangat Konferensi Asia-Afrika sebagai inspirasi penting dalam upaya membangun bangsa yang merdeka dan bermartabat. Pengakuan tersebut dinilai Megawati sebagai tanda kedekatan historis dan ideologis antara konsep kebangsaan kedua negara.

Megawati juga menegaskan posisi dukungan pada penyelesaian konflik melalui jalan damai, dialog yang adil, serta penghormatan terhadap hukum internasional dan kemanusiaan. Ia menekankan bahwa penyelesaian yang mengedepankan dialog harus diprioritaskan, bukan penggunaan kekerasan atau agresi bersenjata sepihak.

Beberapa warga melaksanakan doa bersama di Kediaman Duta Besar Iran di Jakarta sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum, dan kegiatan serupa dilaporkan berlangsung di sejumlah kota di dunia. Kedutaan Besar Iran menjadi salah satu saluran resmi yang menerima dan menyampaikan pesan-pesan duka dari berbagai pihak.

Megawati mengakhiri pesannya dengan doa kepada keluarga besar almarhum, para pemimpin dan ulama Iran, serta seluruh rakyat Iran agar Allah melapangkan jalan bagi Khamenei, menerima amal perjuangannya, dan mengampuni segala khilaf. Doa tersebut menjadi penutup dari pernyataan resmi yang juga mencerminkan penghormatan pribadi dan diplomasi kemanusiaan.

Wafatnya Khamenei memicu respons yang beragam di tingkat domestik dan internasional, dengan penilaian yang berbeda-beda tergantung perspektif politik serta hubungan bilateral masing-masing negara. Meski demikian, pernyataan seperti yang disampaikan Megawati menunjukkan upaya mempertahankan prinsip dialog dan penghormatan antarnegara di tengah dinamika geopolitik.

Mengenai implikasi jangka pendek dan panjang atas wafatnya Khamenei, Megawati tidak menjabarkan detail suksesi politik di Iran tetapi menekankan nilai-nilai kebangsaan dan keadilan yang menjadi warisan almarhum. Pemantauan lebih lanjut terhadap perkembangan diplomatik dan kegiatan peringatan di tingkat bilateral diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang.

Kantor Kedutaan dan pejabat terkait di Jakarta belum mengeluarkan pernyataan tambahan yang merinci protokol duka atau rangkaian acara resmi untuk publik. Laporan akan terus mengikutkan perkembangan terkait respons diplomatik serta kegiatan peringatan yang berkaitan dengan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran tersebut.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button