Ramadhipa Memanas di RBRC Jerman 2026, Indonesia Bersinar di Sachsenring!

Jakarta, Maret.id — Muhammad Kiandra Ramadhipa berhasil memukau dunia balap internasional dengan meraih kemenangan di race kedua Red Bull Rookies Cup (RBRC) 2026 yang berlangsung di sirkuit Sachsenring, Jerman, pada Minggu, 12 Juli 2026. Kemenangan ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia, terutama bagi komunitas balap motor di tanah air.
Dominasi Sejak Awal Balapan
Ramadhipa, yang berasal dari Sleman, Yogyakarta, menunjukkan performa impresif sejak lap pertama. Dia berhasil memimpin jalannya balapan meskipun menghadapi berbagai gangguan dan tantangan dari pesaingnya. Keberanian dan ketenangannya dalam menghadapi situasi sulit menjadi kunci keberhasilannya untuk tetap berada di grup depan.
Hasil balapan sempat terhambat oleh insiden kecelakaan di lap 14, yang membuat juri lomba mengibarkan bendera merah (red flag). Akibat kecelakaan tersebut, balapan yang seharusnya berlangsung selama 19 lap diputuskan hanya dihentikan setelah 14 lap. Meskipun terjepit dalam situasi tidak terduga, posisi Ramadhipa yang memimpin di lap tersebut membuatnya dinyatakan sebagai pemenang.
Ucapan Syukur dan Harapan untuk Masa Depan
Setelah balapan, Ramadhipa mengungkapkan rasa syukurnya. “Balapan hari ini lebih baik dari kemarin karena saya terus berusaha untuk tetap di depan. Saya tidak mengharapkan insiden red flag ini, tapi saya berusaha untuk tetap push,” ungkapnya. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada ayah, keluarganya, Astra Honda, serta seluruh rakyat Indonesia yang selalu memberikan dukungan.
Kemenangan ini bukan hanya prestasi pribadi bagi Ramadhipa, tetapi juga merupakan kebangkitan bagi nama Indonesia dalam dunia balap. Dia sudah mencatatkan diri sebagai pembalap Asia pertama yang berhasil menang di tiga kejuaraan junior dunia, menciptakan sejarah dalam karirnya.
Peringkat Klasemen dan Target Selanjutnya
Dengan kemenangan di Sachsenring, Ramadhipa sekarang berada di posisi ketiga klasemen sementara Red Bull Rookies Cup 2026 dengan total 101 poin. Dia tertinggal 47 poin dari pemimpin klasemen saat ini, Benat Fernandez, yang memiliki total 148 poin. Meski demikian, Ramadhipa tetap optimis dan bertekad untuk tampil lebih baik di balapan selanjutnya.
Kemenangan ini menunjukkan potensi besarnya di dunia balap internasional dan memberikan harapan bagi generasi muda pebalap Indonesia bahwa mereka juga dapat mengukir prestasi di tingkat global. Masyarakat dan pecinta balap di tanah air kini menanti aksi selanjutnya dari Ramadhipa di balapan berikutnya, dengan harapan untuk melihat dia berdiri di podium teratas.





