Penjaringan Calon Ketua Ranting DPC Sidoarjo Raih 1.730 Nama

Jakarta, Maret.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo terus melakukan penataan struktur organisasi hingga tingkat ranting.
Proses penjaringan calon ketua ranting menjadi salah satu tahapan penting dalam musyawarah ranting (musran) ini untuk menyusun kepengurusan tingkat desa dan kelurahan periode 2026 hingga 2031. Proses tersebut dilaksanakan di enam lokasi sejak Jumat hingga Minggu (10-12/7/2026).
Ketua DPC Sidoarjo, Hari Yulianto, melalui Wakil Ketua Bidang Organisasi, Choirul Hidayat, menyampaikan bahwa penjaringan calon ketua ranting ditargetkan selesai pada akhir bulan Juli.
“Target dari DPC, kepengurusan ranting se-kabupaten selesai akhir bulan ini,” ujar Choirul Hidayat.
Dia menambahkan bahwa pembentukan kepengurusan ini bertujuan untuk melaksanakan tugas-tugas partai.
Abah Dayat, sapaan akrabnya, menekankan bahwa kerja-kerja kepartaian mencakup aspek internal dan eksternal.
“Secara internal, untuk mengonsolidasi seluruh kader, anggota, maupun simpatisan di akar rumput,” tuturnya.
Dia juga menjelaskan tentang pentingnya kerja-kerja eksternal dalam mendampingi rakyat serta menyelesaikan persoalan yang dihadapi terkait kebijakan publik.
Terpisah, Sekretaris DPC Raymond Tara menyatakan bahwa proses penjaringan calon ketua ranting dilaksanakan di delapan titik dalam beberapa hari terakhir.
Pada hari pertama, penjaringan dilakukan di dua lokasi, yaitu Kecamatan Sidoarjo dan Kecamatan Tanggulangin.
Hari berikutnya, penjaringan berlanjut di Kecamatan Tulangan, diikuti oleh Kecamatan Sukodono dan Gendangan pada hari terakhir.
“Proses penjaringan calon ketua ranting tahap I oleh pengurus ranting di seluruh desa se-kabupaten meliputi 346 desa dan kelurahan, selesai malam ini. Hasilnya, terjaring 1.730 nama,” kata Raymond Tara.
Jumlah tersebut merupakan estimasi minimal, di mana setiap ranting diwajibkan mengusulkan lima nama calon ketua.
Menurutnya, tahap berikutnya adalah penjaringan nama calon ketua ranting oleh 18 PAC dari masing-masing desa dan kelurahan di wilayah mereka.
“Berikutnya, DPC menerbitkan rekomendasi satu nama di tiap desa untuk menjadi calon ketua ranting,” imbuhnya.
Nama yang direkomendasikan akan diverifikasi secara faktual terkait latar belakang pengalaman organisasi dan keterlibatannya dalam sosial kemasyarakatan.





