Kebakaran Bangkok Memanas, 45 Korban Hilang dan 72 Luka

Jakarta, Maret.id — Kebakaran hebat melanda sebuah restoran bernama Bir Rong Beer Na Lat Phrao di Bangkok yang menyebabkan puluhan orang terluka dan puluhan lainnya dinyatakan hilang, demikian laporan otoritas setempat.
Korban dan Evakuasi
Jumlah korban yang terluka akibat kebakaran itu dilaporkan meningkat menjadi 72 orang, dengan 25 di antaranya dalam kondisi serius, menurut pernyataan Pusat Bantuan dan Koordinasi Administrasi Metropolitan Bangkok. Selain itu, otoritas menyatakan sekitar 45 orang masih dianggap hilang setelah kejadian, sementara rumah sakit setempat merawat para korban luka-luka.
Tim penyelamat dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan cepat ke lokasi dan melakukan evakuasi serta perawatan darurat, namun beberapa saksi melaporkan kebingungan dan kepanikan saat kebakaran terjadi. Sumber medis mengatakan sebagian besar korban mengalami masalah akibat menghirup asap, yang memperparah kondisi kritis sejumlah pengunjung.
Detail Lokasi dan Izin Usaha
Restoran yang menjadi lokasi kebakaran dilaporkan memiliki izin sebagai tempat makan dengan pertunjukan musik langsung dan dilengkapi dua pintu darurat, menurut keterangan media Thailand. Pihak berwenang sedang menelusuri apakah salah satu atau kedua pintu keluar itu terhalang atau tidak dapat digunakan pada saat kebakaran berlangsung.
Beberapa saksi menyatakan bahwa pengunjung berlari ke bagian belakang gedung dan menuju area toilet, yang menurut otoritas ternyata tidak memiliki akses keluar yang memadai, sehingga meningkatkan risiko terperangkap. Kondisi tata ruang dan jalur evakuasi menjadi fokus awal pemeriksaan karena dugaan kegagalan sistem keselamatan saat keadaan darurat.
Investigasi dan Pernyataan Pejabat
Anutin Charnvirakul, yang dikenal sebagai pemimpin Partai Bhumjaithai, menyatakan sebagian besar korban kemungkinan besar tewas atau terluka akibat inhalasi asap dan kepanikan yang mendorong mereka mencari jalan keluar ke area yang tidak memiliki akses darurat. Penyidik dan tim forensik saat ini bekerja di lokasi untuk mengumpulkan bukti, memeriksa instalasi listrik, serta menelaah bukti kebocoran atau sumber api awal.
Pusat koordinasi kota menyatakan akan bekerja sama dengan unit kepolisian setempat untuk menelusuri penyebab kebakaran dan apakah terdapat pelanggaran perizinan atau standar keselamatan yang menjadi penyebab memburuknya dampak. Pemeriksaan dokumentasi izin usaha, sertifikasi pemadam kebakaran, dan rekaman kamera pengawas menjadi bagian dari proses investigasi.
Tindakan Lanjutan dan Bantuan
Otoritas medis dan lembaga bantuan korban telah menyediakan layanan darurat dan konseling bagi para korban dan keluarga yang terdampak, sementara rumah sakit menyiagakan tim untuk perawatan intensif. Pemerintah kota juga mengumumkan penyelidikan menyeluruh dan kemungkinan peninjauan ulang terhadap peraturan keselamatan tempat hiburan malam di wilayah tersebut.
Masyarakat diminta untuk mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak menyebarkan spekulasi yang dapat mengganggu proses evakuasi dan penyelidikan, demikian imbauan yang disampaikan pejabat setempat. Upaya pemulihan dan klarifikasi atas peristiwa ini akan terus dipublikasikan seiring berjalannya penyelidikan dan perawatan bagi korban.





