Politik

Purbaya Ajak Masyarakat Jual Dolar untuk Investasi Saham

Jakarta, Maret.id — Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, mengungkapkan bahwa lembaga pemeringkat S&P melihat adanya dukungan politik yang kuat antara pemerintah dan parlemen. Hal ini dianggap penting dalam pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.

Ia menambahkan bahwa menjaga kondisi fiskal yang baik menjadi salah satu alasan utama S&P memutuskan untuk mempertahankan sovereign credit rating Indonesia. “Jadi mereka yakin juga dengan program yang bagus dengan dukungan parlemen, harusnya sih pemerintah kita akan bagus terus ke depan,” kata Purbaya.

Purbaya berpendapat bahwa keputusan S&P ini membantah pandangan negatif yang menyatakan bahwa pemerintah mengelola kebijakan fiskal secara agresif. “Ini menunjukkan bahwa fiskal kita amat baik, beda dengan yang ditunjukkan oleh para pengamat,” imbuhnya.

Menurutnya, penilaian positif dari S&P menunjukkan bahwa pengelolaan fiskal Indonesia tetap berada di jalur prudent. “Assessment S&P meruntuhkan tuduhan bahwa saya menjalankan fiskal tepat,” tegas Purbaya.

Ia mencatat pentingnya penilaian ini mengingat Indonesia sempat menghadapi berbagai sentimen negatif, termasuk isu penurunan peringkat kredit dan kekhawatiran prospek ekonomi. Purbaya optimistis bahwa keputusan S&P akan memperbaiki sentimen di pasar keuangan.

“Dari pasar saham, obligasi, maupun nilai tukar Rupiah, harusnya sentimen negatif di pasar modal akan hilang dengan cepat,” sambungnya. Ia juga mendorong masyarakat untuk menjual Dolar dan berinvestasi di saham. “Jadi ke depan siap-siap beli saham, kalau punya dolar jual dolarnya,” tutur Purbaya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button