Dunia

Harga minyak dunia naik 4 hari beruntun, AS

Jakarta, Maret.id — Harga minyak dunia kembali menguat untuk hari keempat berturut-turut seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Ketegangan yang meningkat membuat pelaku pasar khawatir akan terganggunya jalur pelayaran strategis, terutama Selat Hormuz, yang menjadi salah satu lintasan utama perdagangan minyak dan gas dunia. Kondisi geopolitik ini mendorong pembelian aset energi sebagai aset lindung nilai, sehingga menekan kenaikan pasokan yang tersedia di pasar internasional.

Harga acuan Brent pada perdagangan terbaru tercatat naik sekitar 0,4 persen ke level US$85,28 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,5 persen menjadi US$80,02 per barel. Kenaikan ini diperparah oleh laporan serangan udara Amerika Serikat terhadap beberapa lokasi di wilayah Iran yang dinilai pasar dapat memperpanjang gangguan distribusi minyak dari kawasan Teluk.

Dampak pada Rute Perdagangan

Kekhawatiran terbesar investor tertuju pada Selat Hormuz karena jalur ini melintasi sekitar 20 persen volume perdagangan minyak dan LNG global. Setiap gangguan operasional di selat tersebut berpotensi memperketat suplai dan menimbulkan lonjakan harga dalam beberapa bulan mendatang.

Gangguan pada rute-rute laut utama juga berdampak pada biaya asuransi kapal dan ongkos pengapalan, yang pada gilirannya dapat menambah tekanan inflasi pada negara-importir energi. Perusahaan pelayaran dan eksportir minyak terus memantau perkembangan untuk menyesuaikan rute dan jadwal pengiriman.

Proyeksi Harga dan Respons Pasar

Beberapa lembaga keuangan menilai risiko geopolitis saat ini dapat mendorong harga lebih tinggi jika konflik melebar, dengan Goldman Sachs memperkirakan harga minyak Brent berpotensi menembus US$110 per barel pada kuartal IV 2026 apabila ekspor dari kawasan Teluk terus mengalami hambatan. Para analis juga mengingatkan bahwa sentimen pasar dapat berubah cepat tergantung eskalasi militer dan respon diplomatik internasional.

Investor institusi dan pedagang komoditas memperketat posisi mereka sambil menunggu data pasokan dan permintaan yang lebih jelas, termasuk inventaris minyak mentah mingguan di Amerika Serikat dan perkembangan kebijakan produksi dari negara-negara OPEC+.

Insiden di Berbagai Wilayah Iran

Sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di berbagai wilayah Iran, termasuk laporan warga yang mendengar dua ledakan di Kota Khorramabad, sekitar 490 kilometer barat daya Teheran. Laporan lain menyebutkan insiden terjadi di beberapa wilayah pesisir selatan seperti Pulau Qeshm, Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, Konarak, Rask, dan Ahvaz.

Di Ahvaz, sebuah rumah sakit dilaporkan terdampak sehingga pasien harus dievakuasi dan salah satu fasilitas yang mengalami kerusakan adalah ruang perawatan kanker anak. Kementerian Kesehatan Iran melaporkan sedikitnya 35 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya terluka sejak gelombang serangan terbaru dimulai.

Iran menyatakan telah melancarkan serangan balasan yang menargetkan sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, namun klaim tersebut belum dapat dikonfirmasi secara independen. Pernyataan kedua pihak menimbulkan kekhawatiran eskalasi yang lebih luas dan menjadi faktor utama yang dipantau pasar.

Pasar energi global kini berada dalam posisi waspada karena setiap perkembangan baru berpotensi langsung memengaruhi stabilitas pasokan dan harga minyak dunia. Pelaku pasar, pemerintah, dan perusahaan energi akan terus memantau situasi sambil menyiapkan langkah mitigasi terhadap potensi gangguan pasokan jangka menengah.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button