Nasional

Harga Emas Dunia Kritis, Konflik Timur Tengah Tekan Harga Logam

Jakarta, Maret.id — Harga emas dunia mengalami penurunan signifikan akibat kondisi geopolitik yang tidak menentu. Konflik yang meningkat di Timur Tengah telah mendorong harga minyak melonjak tajam.

Penurunan ini mengurangi optimisme pasar terhadap penurunan inflasi. Akibatnya, logam mulia kehilangan daya tarik sebagai aset lindung nilai dalam jangka pendek.

Berdasarkan data dari BCA Sekuritas, harga emas spot merosot 0,6 persen menjadi USD 4.034,42 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga melemah 0,3 persen, menjadi USD 4.039,90.

Kenaikan harga minyak yang disebabkan oleh eskalasi konflik AS-Iran menjadi salah satu faktor utama yang berdampak pada harga emas. “Harga emas spot turun 0,6 persen menjadi USD 4.034,42 per ons,” jelas data tersebut pada Kamis, 16 Juli 2026.

Analis Riset Senior IndusInd Securities, Jigar Trivedi, menyatakan bahwa kekhawatiran mengenai harga minyak yang terus meningkat telah menghapus optimisme pasar terhadap penurunan inflasi. “Harga emas menurun karena serangan yang meningkat di Timur Tengah terus mendorong harga minyak naik tajam minggu ini,” kata Trivedi.

Harga minyak telah meningkat untuk sesi keempat berturut-turut setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran. Trivedi menambahkan bahwa meski terjadi konflik, tingkat inflasi telah mereda sebelum ketegangan baru-baru ini.

Hal ini terlihat dari penurunan angka inflasi konsumen dan produsen AS pada bulan Juni. “Angka inflasi Juni tidak mencerminkan dampak dari eskalasi terbaru dalam konflik AS-Iran,” tutur Trivedi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button