Nasional

Kepala PPATK Beberkan Poin Penting Program MBG di Sekolah Khusus

Jakarta, Maret.id — Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menegaskan pentingnya tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau implementasi Program MBG berbasis CSR di Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja, Kabupaten Tangerang, yang melayani anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kegiatan ini mencerminkan semangat GERNAS MULIA yang menempatkan kepedulian terhadap sesama sebagai bentuk nyata bela negara,” kata Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK.

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari semangat GERNAS MULIA dalam rangka peringatan 24 tahun GERNAS APU PPT.

“Program sosial yang melibatkan banyak pemangku kepentingan harus didukung tata kelola yang baik agar manfaatnya tepat sasaran, aman, dan transparan,” ucapnya.

Ivan menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan teknologi untuk memperkuat pencatatan, pemantauan operasional, dan proses evaluasi program. Ia juga menyatakan bahwa teknologi sangat berperan dalam mendukung transparansi dan menjaga kualitas pelaksanaan program.

Kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan program, termasuk proses produksi makanan oleh mitra UMKM hingga diterima oleh siswa.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Grab-OVO dan PPATK dalam mendukung GERNAS Mulia, yang mengajak semua pemangku kepentingan untuk memuliakan sesama.

Sebagai mitra PPATK, Grab-OVO mempersembahkan Program MBG CSR sebagai dukungan sektor swasta dalam pemenuhan gizi anak-anak berkebutuhan khusus.

Pada kesempatan tersebut, Ivan Yustiavandana juga menyerahkan bantuan perlengkapan belajar bagi Sekolah Khusus Negeri 01 Kabupaten Tangerang sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar anak-anak.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button